3 Jasad Korban Laka Maut Sibolangit Disemayamkan Berjejer, 4 Anak Masih Sekolah

3 Jasad Korban Laka Maut Sibolangit Disemayamkan Berjejer, 4 Anak Masih Sekolah
3 Jasad Korban Laka Maut Sibolangit Disemayamkan Berjejer, 4 Anak Masih Sekolah (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Kecelakaan maut di depan Hilil Park, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7) meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga.

Kepala Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sahala Boyner Situmorang menyebut, 3 korban jiwa disemayamkan sementara di rumah duka di Dusun Juma Gunung. Lokasi pengebumian direncanakan di kampung tersebut.

“Jasadnya tiba tadi pagi di rumah duka di Dusun Juma Gunung. Menyedihkan, ketiga jenazah berjejer di rumah duka. Warga dan sanak famili meratapi kepergian,” kata Sahala, Sabtu (18/7).

Korban jiwa atas nama Heppi Sitinjak (60) dan istrinya, Dinaria Manik (60). 1 korban jiwa lainnya atas nama Samsir Sitinjak (30). Pria ini merupakan abang dari Heppi. Ayah mereka bersaudara kandung.

Diterangkan, Heppi dan Dinarti meninggalkan 8 anak. Belum satupun menikah. Dari semua buah cinta, 4 orang sedang dalam masa pendidikan. Statusnya jadi yatim piatu.

“Ayah dan ibu wafat, sementara 4 anak sedang dalam masa pendidikan. Mereka jadi yatim piatu,” kata Sahala.

Dalam tragedi maut itu, 3 anak dari Heppi mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Yakni Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18) dan Rinto Sitinjak (23). Sehari-hari, pasangan suami istri ini tinggal bersama 4 si buah hati. 4 orang dewasa berada di perantauan.

Menyusul kondisi sulit, Sahala menerangkan, akan berjuang ke pemerintah kabupaten agar anak mereka memperoleh bantuan sosial. Ia berharap masyarakat setempat membuka hati mengulurkan pertolongan demi masa depan anak.

“Kita akan berjuang agar anak-anak korban memperoleh Bansos,” kata Sahala.

Diterangkan, keluarga ini berangkat dari kediaman menuju Terminal Amplas Medan. Mereka ingin mengantar Roida naik bus ke Jambi.

“Roida mau kuliah ke Jambi. Niat orang tua ingin mengantar sampai ke pintu bus di Terminal Amplas,” kata Sahala.

Rombongan naik mobil Suzuki Ertiga. Kendaraan itu dikemudikan Samsir. Selain Heppi dan rombongan, ada juga warga lain terkena musibah dalam peristiwa itu. Kondisinya luka berat. Atas nama Pebrianto Siburian (31). Pria ini menyetir mobil Daihatsu Xenia membawa rombongan lain.

“Rombongan Febrianto juga korban luka. Tetapi saya tidak tahu dia membawa siapa,” kata Sahala.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi