Melalui Teknologi Pakan Ternak dan Pelatihan Promosi Digital, Tim Pengabdian USU Perkuat Peternakan Kambing Perah Desa Kolam

Melalui Teknologi Pakan Ternak dan Pelatihan Promosi Digital,  Tim Pengabdian USU Perkuat Peternakan Kambing Perah Desa Kolam
Tim Pengabdian Masyarakat USU melaksanakan program pengabdian bertajuk "Penguatan Peternakan Kambing Perah melalui Penyediaan Mesin Pencacah Rumput dan Optimalisasi Promosi Digital Wisata Edukasi di Desa Kolam" di Lesehan Wisata Ternak Desa Kolam Kecamata (analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Deliserdang-Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan program pengabdian bertajuk "Penguatan Peternakan Kambing Perah melalui Penyediaan Mesin Pencacah Rumput dan Optimalisasi Promosi Digital Wisata Edukasi di Desa Kolam" di Lesehan Wisata Ternak Desa Kolam Kecamatan Percutseituan Kabupaten Deliserdang, belum lama ini.

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta ini bertujuan meningkatkan produktivitas peternak, mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan, serta memperkuat promosi digital wisata edukasi yang dikelola masyarakat.
Program pengabdian dipimpin Dr. Syarief Fauzie, SE, MAk, Ak, CA bersama tim yang terdiri atas Dr Arif Rahman, SE, MEc Dev, Nurmala Fitri S, SE, MSi, Khairul Ali Hutasuhut, SE, MSi dan Dian Tria Fatmila, SPt, MSi.
Kegiatan ini bermitra dengan Lesehan Wisata Ternak Desa Kolam yang dikelola Sunimin sebagai sentra peternakan kambing perah sekaligus destinasi wisata edukasi.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Dr. Syarief Fauzie, menyampaikan Desa Kolam memiliki potensi besar untuk mengembangkan peternakan kambing perah berbasis ekonomi berkelanjutan.
Melimpahnya limbah pertanian jagung di sekitar desa dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif apabila didukung dengan teknologi yang tepat.
Di sisi lain, potensi wisata edukasi yang dimiliki peternakan juga perlu diperkuat melalui promosi digital agar semakin dikenal masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mitra, tim menyerahkan mesin pencacah rumput yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah jagung menjadi bahan pakan ternak.
Selain penyerahan alat, peserta juga memperoleh pelatihan penggunaan dan perawatan mesin, pelatihan pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing, serta pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi usaha dan wisata edukasi.
Pengelola Lesehan Wisata Ternak Desa Kolam, Pak Sunimin, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, bantuan teknologi dan pelatihan yang diberikan akan mendukung pengembangan usaha peternakan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata edukasi di Desa Kolam.
"Peternakan ini dapat dijadikan tempat wisata edukasi karena di sini terdapat lesehan dan kami dapat mengedukasi pengunjung mengenai serangkaian proses peternakan, mulai dari pemberian pakan hingga pemerahan susu kambing," ujar Sunimin.
Lesehan Wisata Ternak Desa Kolam selama ini tidak hanya memproduksi susu kambing segar, tetapi juga memberikan pengalaman belajar kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, mengenai pengelolaan peternakan kambing perah.
Melalui program ini diharapkan kualitas pengelolaan usaha semakin meningkat, limbah pertanian dan peternakan dapat dimanfaatkan secara optimal, serta jumlah kunjungan wisata edukasi terus bertambah.
Program pengabdian ini mengusung konsep ekonomi sirkular dengan mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan.
Limbah tanaman jagung dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik yang dapat digunakan kembali pada lahan pertanian.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian USU berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan peternak.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pembangunan masyarakat yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

(ARU/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi