Tim Dosen USU Latih Warga Paya Perupuk Produksi COCOVIA dan COCONAS

Tim Dosen USU Latih Warga Paya Perupuk Produksi COCOVIA dan COCONAS
Tim Dosen USU Latih Warga Paya Perupuk Produksi COCOVIA dan COCONAS (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Langkat — Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjug Pura, Kabupaten Langkat, merupakan daerah rentan bencana alam, khususnya banjir dan perubahan iklim musiman.

Banjir akhir tahun 2025 berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Terutama di sektor pertanian, usaha kecil, serta terhambatnya aktivitas ekonomi. Banjir juga berdampak negatif terhadap produksi pertanian dan pendapatan petani kecil. Sehingga memperburuk kondisi ekonomi masyarakat pascabencana.

Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pemulihan ekonomi yang cepat, adaptif, dan berbasis potensi lokal. Kabupaten Langkat memiliki sumber daya kelapa yang melimpah. Namun pemanfaatannya masih bersifat tradisional dan belum memberikan nilai tambah yang optimal. Oleh karena itu, pengembangan produk turunan kelapa bernilai tinggi seperti Virgin Coconut Oil (VCO) menjadi alternatif yang potensial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Melalui pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), warga Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjug Pura, Kabupaten Langkat, diajarkan bagaimana memanfaatkan kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi, berupa virgin coconut oil (VCO).

“Selama ini, pemanfaatan kelapa masih terbatas menjual buah kelapa segar dan santan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diberikan pengetahuan dan keterampilan bagaimana mengolah kelapa menjadi VCO. Pengolahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menghasilkan produk pangan fungsional yang berpotensi mendukung pemeliharaan dan peningkatan kesehatan masyarakat,” papar Ketua Tim pengabdian, apt. Yanti Yemima, S. Farm., M.Farm., saat kegiatan berlangsung, Jumat (4/9/2026).

Peserta pelatihan yang merupakan para ibu dan bapak-bapak setempat tampak antusias mengikuti pelatihan. Dimulai dengan pemarutan kelapa, ekstraksi VCO murni dan asli serta VCO dengan sari nanas. Hingga pengemasan yang menarik untuk menghasilkan produk berdaya jual baik.

Selain pelatihan produksi, tim juga memberikan materi tentang pengemasan, branding, perhitungan ekonomi dan strategi pemasaran produk. Seluruh materi diberikan secara interaktif melalui metode diskusi, literasi dengan modul praktis, serta praktik langsung. Hasil pelatihan berupa produk COCOVIA (Minyak kelapa murni & asli) dan COCONAS (minyak kelapa dengan sari nanas) yang kaya antioksidan, serat sehingga baik untuk kesehatan usus. Sebagai suplemen kesehatan yang memberikan energi dengan cepat dan sumber lemak baik, untuk perawatan kulit dan rambut. Dengan demikian, peserta pelatihan dapat langsung menikmati produknya selain menguasai keterampilan memproduksinya.

Kepala Desa Paya perupuk Langkat, Muhammad Syafri, SE mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dengan membuka peluang usaha baru.

"Ke depannya, keterampilan tersebut diharapkan dapat dikembangkan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga, khususnya bagi kami yang terdampak bencana,” ujarnya sembari berharap dengan pelatihan tersebut masyarakat Desa Paya Perupuk Langkat dapat membentuk kelompok usaha bersama dan menjadikan VCO sebagai produk unggulan desa.

Tim pengabdian ini diperkuat oleh Dosen Fakultas Farmasi USU, yaitu Dr. Aminah Dalimunthe S.Si., M.Si., Apt, Dr. Denny Satria, S.Farm., M.Si. Apt., dan Dr. apt. Henny Sri Wahyuni S.Farm., M.Si juga akan melakukan pendampingan untuk pemasaran serta bersinergi dengan tim ahli lainnya dari Universitas Sumatera Utara yang tergabung dalam tim pengabdian kepada masyarakat untuk mitigasi bencana di Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Tim dosen juga dibantu oleh para mahasiswa Fakultas Farmasi USU, baik dari jenjang S1 yaitu Syahrial Lubis, Sahap Leing Sitompul, Ririn Aprelia Lumbantoruan, Nabila Ockta Rachmadhani.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi