Ansor Harahap Daftar Sebagai Kandidat Pertama Ketum KAHMI, Bawa Gagasan Rumah Besar Merawat Nilai

Ansor Harahap Daftar Sebagai Kandidat Pertama Ketum KAHMI, Bawa Gagasan Rumah Besar Merawat Nilai
Ansor Harahap Daftar Sebagai Kandidat Pertama Ketum KAHMI. (Analisadaily/Rudi Erianto S)

Analisadaily.com, Medan - Bursa calon Ketua Umum Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Medan mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada 19-20 September 2026.

Salah satu nama yang memastikan diri maju adalah Ansor Harahap, alumni HMI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU). Ansor menjadi kandidat pertama yang secara resmi mendaftarkan diri ke Tim Seleksi Calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan.

Ansor menyerahkan berkas pendaftaran pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Ia datang didampingi sejumlah senior dan rekan alumni. Usai menyerahkan berkas, Ansor menyampaikan sejumlah gagasan mengenai arah KAHMI Medan apabila dipercaya memimpin organisasi tersebut.

Menurut dia, KAHMI harus diperkuat dengan gagasan dan tindakan yang mampu menerjemahkan cita-cita perjuangan HMI, terutama dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

“KAHMI memang tempat berkhidmat alumni untuk menjalankan tugas umat secara berkelanjutan sesuai dengan kemampuan yang diperjuangkan,” kata Ansor.

Ia mengatakan alumni HMI memiliki tanggung jawab untuk terus mengambil peran dalam kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara. Menurut Ansor, ruang aktualisasi alumni terbuka luas dan KAHMI dapat menjadi salah satu wadah strategis untuk mengoptimalkan kontribusi tersebut.

“Alumni senantiasa diharapkan mengambil peran masing-masing dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara. Banyak cara dan tempat untuk aktualisasi diri dalam mengisi kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Ansor menilai KAHMI bukan sekadar wadah alumni, tetapi memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan cita-cita perjuangan HMI di tengah masyarakat.

“Kita berharap agar KAHMI terus menerus eksis dan semakin berdayaguna bagi kehidupan, bukan semata-mata karena alumninya banyak dan tersebar di berbagai lini kehidupan sosial, tetapi alumninya terikat moril dengan cita-cita besarnya yang harus diwujudkan dalam berbagai aspek dan kadar yang diperjuangkan,” kata dia.

Karena itu, Ansor berharap Musda KAHMI Medan tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan organisasi. Ia ingin momentum tersebut digunakan untuk menyegarkan kembali semangat pengabdian dan jati diri HMI di tengah masyarakat.

“Artinya, Musda KAHMI ini harus jadi kesempatan bagi kita semua untuk menyegarkan kembali semangat dan jati diri HMI itu sendiri di dalam kehidupan masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Ansor, KAHMI ke depan harus semakin peka terhadap persoalan sosial dan mampu memberikan solusi, baik untuk persoalan dalam lingkup kecil maupun masalah besar yang membutuhkan keterlibatan berbagai elemen bangsa.

“Semakin mampu memberi solusi, sekalipun dalam lingkup yang kecil bagi masalah sosial yang ada, lebih-lebih kehadiran dalam masalah-masalah besar yang membutuhkan gotong royong elemen bangsa,” katanya.

KAHMI Berkontribusi pada Kaderisasi

Ansor juga menilai berbagai gagasan KAHMI perlu diorganisir secara baik agar tidak berhenti sebagai wacana. Menurut dia, kontribusi alumni harus dapat diwujudkan dalam program yang terukur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, KAHMI dinilai memiliki tanggung jawab dalam mendukung lahirnya kader bangsa yang berkarakter dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diajarkan HMI.

“KAHMI harus menjadi bagian besar yang terus menerus berkontribusi dalam melahirkan kader-kader bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan HMI,” kata Ansor.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan alumni dalam proses kaderisasi HMI. Menurut dia, kontribusi tersebut diperlukan agar nilai-nilai perjuangan HMI tetap hidup dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Ini yang kita sebut bahwa KAHMI adalah rumah besar merawat nilai. Konsep insan cita yang dicita-citakan Lafran Pane sejatinya relevan dalam kehidupan sekalipun perubahan zaman yang semakin dinamis,” ujarnya.

“Untuk itu perlu dikhidmadkan sebagai wujud tanggung jawab kader dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut,” kata Ansor menambahkan.

Dalam proses pendaftaran tersebut, Ansor didampingi Harun Al Rasyid, Zufri Hidayat, Khairul Ansari, Junaidi, Haris Muda Lubis, Fauzi Pohan dan Ramadhan Pohan.

Mereka diterima Panitia Seleksi Calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan Periode 2026-2031, Yudi Permana Siregar dan Robert Irfandi Situmorang.

Panitia seleksi menyatakan berkas pendaftaran Ansor Harahap telah lengkap. Selanjutnya, dokumen tersebut akan menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia Musda KAHMI Kota Medan.

Pendaftaran Ansor sebagai kandidat pertama menandai dimulainya persaingan menuju kursi Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan periode 2026-2031.

Dengan waktu pelaksanaan Musda yang semakin dekat, bursa kandidat diperkirakan masih akan berkembang. Sejumlah nama alumni berpotensi muncul dan ikut meramaikan perebutan kepemimpinan KAHMI Medan. (RES)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi