dr Nico Dirampok di Sidikalang, Tangan Diikat

dr Nico Dirampok di Sidikalang, Tangan Diikat
Tim Polres Dairi meminta keterangan dr Nico korban perampokan di Sidikalang, Selasa (1/9) malam (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Sidikalang - dr Nico Tjowandy dirampok di lokasi praktek Jalan Tembakau, Kelurahan Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (1/9) malam.

Kala itu, pelayanan pasien sudah selesai dan perawat telah pulang. Sehari-hari, Nico tidur sendirian di rumah. Area itu dikenal padat penduduk.

Kepada wartawan, Nico menyebut, aksi itu berlangsung singkat. Sekitar 10 menit. Pelaku datang menggunakan penutup wajah, langsung masuk ke ruang praktek.

Tamu tak diundang itu mengancam mempergunakan pisau. Tangan, kaki, dan mulut Nico diikat pakai lakban. Begitu masuk, langsung bertanya, mana uang?

“Tangan dan kaki saya diikat, mulut saya dilakban. Dia mengancam pakai pisau,” kata Nico.

Nico merespons, uang tidak ada. Sebab, rupiah dimaksud sudah disetor ke ATM. Selanjutnya, pelaku menanya, dimana ATM?

“Dimana ATM?” tanya pelaku sebagaimana ditirukan Nico.

Dia menjawab, bagaimana menunjukkan kartu ATM sementara dirinya diikat.

Selanjutnya, pelaku bergerak menggasak uang dari laci meja. Di sana terdapat pecahan Rp20 ribu dan Rp10 ribu berjumlah total sekitar Rp2 juta.

Selain itu, pelaku mengambil paksa cincin emas pernikahan Nico dari jari tangan kanan. Beratnya 4 gram. Ponsel Nokia model lama juga dibawa kabur.

Sesudahnya, Nico menghubungi teman bernama Rudy, tak jauh dari TKP. Namun, tidak bersahut. Dia kemudian menghubungi istrinya di Medan. Disarankan, melapor ke polisi.

Nico mengungkap, mengenal pelaku. Orang itu pernah menjadi pasiennya. Marga Sitanggang.

“Saya kenal orangnya. Pernah berobat ke sini,” kata Nico.

Dijelaskan, saat beraksi, mulut pelaku bau alkohol.

Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, peristiwa itu dalam penyelidikan. Masih didalami, termasuk melakukan identifikasi.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi