Menu MBG di Desa Jambur Indonesia Diduga Basi, Siswa Trauma (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Sidikalang - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jambur Indonesia, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, diduga basi saat didistribusikan, Senin (31/8/2026).
Demikian diungkapkan seorang warga minta nama tidak dipublikasikan, Selasa (1/9/2026).
“Menunya sempat dibagi dan dikonsumsi siswa SD di Desa Jambur. Hidangannya berbusa atau berbuih,” kata sumber.
Pun begitu, tidak ada keluhan ada keracunan. Hanya saja, peristiwa itu membuat siswa trauma menyantap. Pelajar tidak berani lagi mengkonsumsi. Bahan makanan dibiarkan saja tetap diomprengan atau lainnya dibuang.
“Pelajar jadi trauma. Menunya tidak dimakan lagi,” kata sumber.
Warga Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Bindot Simbolon, meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan monitoring ketat dan evaluasi kegiatan dimaksud. Jangan sampai peristiwa keracunan terulang.
“Kami minta, Kepala BGN Dairi turun ke desa melakukan monitoring dan evaluasi. Jangan terulang kasus keracunan,” kata Simbolon.
Simbolon menyebut, hal seperti itu tidak boleh dibiarkan. Jangan sampai anak-anak jadi korban. Uang negara berpotensi sia-sia. Tak bermanfaat buat generasi muda.
Infonya, SPPG dimaksud berlokasi di Desa Simungun. Dapur ini melayani siswa di 6 desa. Yakni Simungun, Jambur Indonesia, Lae Sering, Sopobutar, Pardomuan, dan Janji.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Mariady Simanjorang mengatakan, telah menerima kabar lisan.
Menu sempat dibagi di Desa Pardomuan. Tetapi manajemen SPPG segera menarik makanan. Jadi, tidak sempat disantap.
“Manajemen SPPG segera menarik makanan lantaran menu basi. Belum sempat disantap,” kata Mariady.
Mariady menyebut, masih mengumpulkan data terkait hal ini.
(SSR/RZD)