Bentrok Sengketa Lahan di Sumbul: Robert Sihotang Luka, Alat Berat Dibakar (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Sidikalang - Bentrok dampak sengketa lahan terjadi di Dusun 3 Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sabtu (29/8). Yakni antara kelompok masyarakat mengklaim diri sebagai pemilik dan pengelola lahan dalam wadah Kelompok Tani Ganda Jaya kontra kubu Kajiman Sihotang.
Hal itu dibenarkan mantan Kepala Desa Pangguruan, Hotman Sihotang. Dijelaskan, bentrok tersebut mengakibatkan Robert Edward Sihotang mengalami luka. Saat ini, korban dirawat di RSUD Sidikalang.
“Robert Sihotang mengalami luka di bagian kepala,” kata Hotman.
Dibenarkan, terduga pelaku penganiayaan telah dilapor ke Polres Dairi. Yakni J, SS dan MHS. Menurut Hotman, Kajiman juga ada di lokasi.
“Terjadi bentrok di lapangan,” kata Hotman.
Sementara itu, 1 unit alat berat yang sedang bekerja membuka jalan, dibakar. “Alat berat dibakar,” kata Hotman.
Hotman menyebut, sengketa lahan dimaksud melibatkan rumpun keluarga. Masih 1 nenek atau kekerabatan dekat. Tahun 1998, muncul surat penyerahan lahan seluas 300 hektar kepada Kajiman dari level orang tua mereka kepada Kajiman.
“Kami menduga, itu surat palsu. Tak seorangpun level anak membubuhkan tanda tangan sebagai saksi,” ungkap Hotman.
Bahkan, tahun 2006, luas lahan berubah menjadi 1200 hektar sesuai surat Pengadilan Negeri Sidikalang. Itu meliputi Desa Pangguruan, Pegagan Julu 5 dan Sileuleu Namun, putusan itu belum dieksekusi.
“Belum inkrach. Belum diesekusi,” kata Hotman.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan membenarkan, 1 unit alat berat terbakar. Ada korban luka.
“Kasus ini dalam penyelidikan,” kata Syahril.
(SSR/RZD)