Ibu Rumah Tangga Diedukasi Pembuatan Bubur dan Biskuit Bayi Berbahan Dasar Ikan

Ibu Rumah Tangga Diedukasi Pembuatan Bubur dan Biskuit Bayi Berbahan Dasar Ikan
Ibu Rumah Tangga Diedukasi Pembuatan Bubur dan Biskuit Bayi Berbahan Dasar Ikan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tapanuli Tengah – Dua puluh lima ibu rumah tangga di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengikuti edukasi pembuatan bubur dan biskuit bayi berbahan dasar ikan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (16/7/2026).

Tim pengabdian masyarakat yang diketuai Emil Salim beranggotakan Marianne, Dewi Pertiwi, Lia Laila dan Nur Aira Juwita itu dilaksanakan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Khususnya para ibu rumah tangga, mengenai pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan lokal yang bergizi untuk diolah menjadi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).

Menurut Ketua Tim Pengabdian Emil Salim, sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu adalah ibu rumah tangga di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Alasan lokasi tersebut dipilih karena merupakan daerah terdampak bencana dengan resiko stunting dan malnutrisi. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemberian MP-ASI yang bergizi dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan bayi dan balita," jelasnya kepada awak media Analisadaily.com, Sabtu (1/8/2026) memaparkan hasil Pengabdian tersebut.

Melalui kegiatan tersebut, lanjutnya, diberikan edukasi kepada para ibu mengenai cara mengolah ikan menjadi bubur dan biskuit bayi yang bergizi, mudah dibuat, serta memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia.

Harapannya, pengetahuan ini dapat diterapkan di rumah. Sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Pemanfaatan ikan sebagai bahan utama MP-ASI merupakan salah satu upaya meningkatkan konsumsi protein hewani pada bayi dan balita. Selain mudah diperoleh, ikan juga mengandung protein berkualitas tinggi, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi penyampaian materi mengenai pentingnya gizi pada bayi, demonstrasi pembuatan bubur dan biskuit bayi berbahan ikan, sesi diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi," paparnya.

Melalui pengabdian ini, masih Emil, para peserta menunjukkan antusiasme yang sangat baik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pentingnya MP-ASI bergizi, cara pengolahan ikan yang benar.

Serta pemanfaatan bubur dan biskuit berbahan ikan sebagai alternatif makanan pendamping ASI yang sehat dan bernilai gizi tinggi.

Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan para ibu rumah tangga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Serta membagikan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan status gizi anak dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Tapanuli Tengah.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi