Dosen ST Bhinneka Terapkan Smart Posyandu di Rengas Pulau

Dosen ST Bhinneka Terapkan Smart Posyandu di Rengas Pulau
Dosen ST Bhinneka saat melakukan PKM dengan menerapkan Smart Posyandu di Rengas Pulau (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Tim dosen Universitas Satya Terra Bhinneka menerapkan Smart Posyandu untuk mendukung digitalisasi pencatatan dan pengelolaan layanan kesehatan masyarakat di Posyandu ILP Handayani 19, Jalan Marelan Raya, Gang Family, Lingkungan 19, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (30/7/2026).

Smart Posyandu merupakan platform digital yang dikembangkan untuk membantu kader mengelola data layanan Posyandu sekaligus memudahkan orang tua mengakses informasi kesehatan anak. Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) Universitas Satya Terra Bhinneka yang mendapat pendanaan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Posyandu ILP Handayani 19 merupakan layanan kesehatan berbasis masyarakat dengan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) di bawah pembinaan Puskesmas Rengas Pulau. Posyandu ini merupakan hasil penggabungan layanan Posyandu yang sebelumnya berada di lingkungan 18, 19, dan 20.

Tim pelaksana terdiri atas Abdul Muis, Abwabul Jinan, dan Wiwiek Elsada Nainggolan, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Informatika, Salomo Pangihutan Vandito Sihite dan Azura Fardhina.

Digitalisasi Data Posyandu

Melalui Smart Posyandu, proses pencatatan yang sebelumnya dilakukan secara manual mulai diarahkan ke sistem digital. Platform tersebut menyediakan pengelolaan data untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Untuk layanan balita, kader dapat mencatat hasil penimbangan dan pengukuran, seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk membantu pemantauan pertumbuhan dan status gizi anak.

Smart Posyandu juga dilengkapi fitur Digital KMS yang menampilkan riwayat pertumbuhan anak secara digital. Orang tua dapat mengakses informasi pertumbuhan anak melalui perangkat yang digunakan.

Selain itu, orang tua dapat memperoleh informasi mengenai pertumbuhan anak, status gizi, riwayat kunjungan, hingga jadwal layanan Posyandu melalui akun yang tersedia.

Abdul Muis kepada wartawan, Rabu (19/8/2026) mengatakan, penerapan teknologi dalam layanan Posyandu harus disesuaikan dengan kebutuhan kader dan masyarakat sebagai pengguna.

“Smart Posyandu kami hadirkan sebagai bagian dari upaya memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan layanan Posyandu. Yang terpenting bagi kami bukan hanya memperkenalkan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh kader dalam kegiatan Posyandu,” ujar Abdul Muis.

Penerapan Smart Posyandu dilakukan melalui demonstrasi dan pendampingan langsung kepada 10 kader Posyandu ILP Handayani 19. Kegiatan meliputi pengenalan aplikasi, alur penggunaan, pengelolaan data, serta simulasi pemanfaatan sistem dalam kegiatan Posyandu.

Ketua Posyandu ILP Handayani 19, Nurhasanah, bersama para kader turut mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, penerapan Smart Posyandu memberikan pengalaman baru bagi kader dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan.

“Kami merasa terbantu dengan adanya Smart Posyandu karena kader mendapatkan cara baru dalam mengelola data dan kegiatan Posyandu. Selama ini pencatatan masih banyak dilakukan secara manual, sehingga dengan adanya aplikasi ini kami bisa belajar menggunakan teknologi untuk membantu pekerjaan kader,” kata Nurhasanah.

Ia berharap platform tersebut dapat terus digunakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan kader maupun masyarakat.

Selain pencatatan dan pemantauan, Smart Posyandu dilengkapi fitur administrasi layanan, termasuk rekap data yang dapat diekspor dalam bentuk laporan PDF. Platform ini juga menyediakan pengelolaan jadwal layanan dan pengumuman untuk membantu penyampaian informasi kepada orang tua.

Sistem Smart Posyandu memiliki dua kelompok pengguna, yakni kader dan orang tua. Kader dapat mengelola data dan layanan, sedangkan orang tua memperoleh akses terhadap informasi kesehatan anak secara lebih personal.

Perangkat Teknologi

Untuk mendukung implementasi aplikasi, tim PkM Universitas Satya Terra Bhinneka juga menyerahkan perangkat teknologi kepada Posyandu ILP Handayani 19. Penyerahan perangkat tersebut dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bagian dari penyerahan luaran teknologi kepada mitra.

Abdul Muis mengatakan, dukungan perangkat diberikan agar penerapan Smart Posyandu tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi dapat digunakan secara langsung dalam kegiatan Posyandu.

“Harapan kami, Smart Posyandu tidak berhenti sebagai luaran kegiatan pengabdian, tetapi dapat terus digunakan oleh mitra dan dikembangkan sesuai kebutuhan di lapangan. Karena itu, selain aplikasinya, kami juga mendukung implementasinya melalui perangkat teknologi yang diserahkan kepada mitra,” ujarnya.

Smart Posyandu dapat diakses melalui smartposyandu.id. Tim PkM Universitas Satya Terra Bhinneka berharap penerapan platform tersebut dapat membantu kader mengelola layanan secara lebih tertata dan memberikan akses informasi yang lebih mudah bagi orang tua.

Pengembangan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan mitra dan hasil penggunaan di lapangan. Melalui program PMP, Universitas Satya Terra Bhinneka juga terus mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam digitalisasi layanan kesehatan berbasis komunitas.

(NS/BR)

Baca Juga

Rekomendasi