PT CMN Sediakan Skuter Mobilitas Listrik Penunjang Tenaga Medis

PT CMN Sediakan Skuter Mobilitas Listrik Penunjang Tenaga Medis
Kepala Bagian Operasional PT CMN Langsa, Waluyo dan Kepala RSCM Langsa, dr Hanafi menyerahkan skuter listrik kepada ruangan Laboratorium, Kamis (20/8/2026). (Analisadaily/Sudirman)

Analisadaily.com, Langsa - PT Cut Meutia Medika Nusantara (CMN) menyediakan fasilitas dua unit skuter mobilitas listrik untuk menunjang kinerja bagi tenaga medis di Rumah Sakit Cut Meutia (RSCM) Langsa, Kamis (20/8/2026).

"Alhamdulillah dan terimakasih kepada Direktur PT CMN, Ernawati, saat ini sudah ada tiga unit skuter mobilitas listrik yang bisa memudahkan petugas medis untuk bekerja dalam meningkatkan pelayanan di rumah sakit secara optimal terhadap pasien yang berobat jalan maupun rawat inap," ujar Kepala RSCM, dr Hanafiah, kepada Analisadaily.com.

Dikatakan, tujuan pemberian skuter listrik kepada tenaga medis, untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit agar lebih cepat melakukan transfer antara petugas ke ruangan satu dan ke ruangan lainnya bisa lebih maksimal, mengingat area RSCM sangat luas sekali.

Disebutkan, tiga unit skuter mobilitas listrik masing-masing satu unit di ruangan Laboratorium, Seurunee, dan ruangan Seulangga untuk dokter sekaligus perawat saat melakukan visit (pengecekan kondisi pasien yang dirawat inap).

Hal ini tentunya, sambung Hanafi, sebagai bentuk upaya pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan optimal terhadap para pasien.

Selain itu, pihaknya terus mengingatkan tenaga sumber daya manusia (SDM) untuk terus menjaga kualitas pelayanan, dengan kualitas layanan ramah dan 'Senyum Sapa' terhadap pasien maupun keluarga pasien.

Diharapkan, kedepan RSCM Rumah Sakit yang dikenal masyarakat luas dengan sebutan rumah sakit PTP bisa terus menjaga layanan optimal dan menjadi rumah sakit rujukan terbaik di Kota Langsa dengan menyediakan fasilitas-fasilitas terbaiknya sesuai kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Sekedar diketahui, tenaga kerja di RSCM terbagi dua kelompok tenaga medis dan non medis. Khusus untuk non medis seperti tenaga kebersihan, diberikan kepada pihak ketiga (vendor) yang menanganinya.

Secara terpisah salah seorang perawat RSCM, Farah Fi Fajriyah kepada Analisadaily.com, mengakui, sangat terbantu dengan adanya fasilitas skuter tersebut yang diberikan.

Sebab memudahkan pekerjaan dalam memberikan pelayan kepada para pasien, mengingat ruangan yang kita tuju agak jauh. Sehingga, dengan adanya skuter ini bisa pelayanan lebih cepat.

Selain itu, terus melakukan terobosan terbaiknya dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan sama halnya juga kepada para tenaga medis dan staf internal yang ada di rumah sakit. Seperti hak dan kebutuhannya semua terpenuhi dengan baik.

"Alhamdulillah, saya merupakan karyawanPerjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sejak tahun 2023 ini, hak-hak saya sudah terpenuhi, seperti tunjangan hari raya (THR), uang meugang, bonus tahunan dan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan,"akuinya.

Selain itu, bagi keluarga tenaga medis maupun non medis, orangtua, suami dan anak yang menjalani perawatan di RSCM diberikan fasilitas tambahan, berupa fasilitas utama dalam pelayanan kesehatan.

"Kita sangat bersyukur bisa menjadi bagian tenaga medis di RSCM sebagai PKWT, karena hak-hak yang diterima sudah sangat sejahtera dibandingkan dengan perusahaan lain, bahkan setiap tahun melakukan penandatangan perjanjian kontrak kerja diatas materai.Namun, bila tidak sesuai haj-hak yang kita terima tidak mungkin kita melanjutkan bekerja di RSCM," akuinya lagi.

Hal senada juga dikatakan, staf internal RSCM, Aidil, warga Kebun Lama, Kecamatan Langsa Lama, sejak tahun 2020 bekerja di RSCM sebagai karyawan PKWT hak-hak yang diterima sudah bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.

Hal itu dikuatkan dengan pernyataan dr Zetira bahwa persoalan hak tenaga medis di RSCM hari ini sudah sangat layak sekali, bahkan sudah lebih baik lagi dari tenaga-tenaga medis yang ada di Kota Langsa.

(DIR/WITA)

Baca Juga

Rekomendasi