SOL Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Pihak manajemen Sarulla Operations Ltd. (SOL) menegaskan perusahaan terus berkomitmen memberikan kontribusi untuk mendukung pembangunan daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang berkelanjutan.
Hal itu disampaikan sejumlah jajaran manajemen SOL saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi A, B, dan komisi C DPRD Taput, di gedung dewan, Jumat (28/8).
External Relations Specialist SOL, Industan Sitompul menyampaikan, sejak mulai beroperasi tahun 2017 lalu hingga kuartal I tahun 2026, SOL telah membayar bonus produksi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput sebesar Rp 99 Miliar.
"Selain membayar bonus produksi, SOL juga secara rutin telah memenuhi kewajiban pajak daerah sesuai peraturan yang berlaku," ujarnya.
"SOL berkomitmen terus memberikan kontribusi nyata untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan," tambahnya.
Kontribusi yang diberikan pihak perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui kewajiban kepada pemerintah daerah.
"Akan tetapi juga diwujudkan melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dimulai sejak tahun 2015," imbuhnya.
Adapun program CSR dimaksud antara lain, pada bidang pertanian SOL mendampingi kelompok tani dalam pengembangan budidaya tanaman Jahe pada kurun waktu tahun 2019 sampai dengan tahun 2021.
"Kemudian budidaya tanaman bawang merah sejak 2022 hingga saat ini melalui kerjasama dengan Dinas Pertanian (Distan) Taput," imbuhnya.
Selain itu SOL juga melakukan pelatihan dan pendampingan keterampilan menenun bagi kelompok masyarakat perempuan.
"Hal ini untuk memberikan peluang meningkatkan pendapatan keluarga," pungkasnya.
Selanjutnya di bidang pendidikan, SOL menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris gratis dua kali seminggu bagi siswa SD, SMP, dan pelajar SMA di 25 sekolah.
"Kemudian sejak tahun 2018 hingga saat ini, SOL juga telah memberikan beasiswa bagi mahasisw/i, serta memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi di Kecamatan Pahae Julu dan Pahae Jae," katanya.
Pada aspek ketenagakerjaan, SOL juga berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal, baik skilled maupun non-skilled.
"Sesuai kebutuhan dan kualifikasi pekerjaan," ucapnya.
"Memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk bagi pekerja pada kontraktor dan subkontraktor," tambahnya.
Sementara itu dari sisi lingkungan, SOL secara berkala telah melakukan pemantauan kualitas air, udara, dan kebisingan dengan melibatkan pihak ketiga yang kompeten.
"Berdasarkan hasil pemantauan berkala, parameter lingkungan yang dipantau masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah," urainya.
Dia mengatakan, dengan berbagai program ini, perusahaan memastikan keberadaan SOL telah memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
"Oleh sebab itu, kami akan terus membangun kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat melalui program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan (permohonan Masyarakat) dan potensi lokal," tutupnya.
(CAN/RZD)