Perkembangan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Operasional Kualanamu Tetap Normal (Analisadaily/Kali A Harahap)
Analisadaily.com, Kualanamu - Menindaklanjuti informasi yang telah disampaikan sebelumnya pada Minggu, 6 September 2026, perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandara pada hari ini.
Berdasarkan informasi terkini, Senin (7/9/2026), Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB.
Hal itu disampaikan Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidaya pada rilis pers yang diterima wartawan, Senin (7/9/2026). Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO).
Berdasarkan data sementara hingga pukul 13.55 WIB, tercatat sebanyak 49 penerbangan mengalami pembatalan, meliputi penerbangan pada rute KNO–CGK/CGK–KNO,KNO–HLP/HLP–KNO, serta KNO–BDO/BDO-KNO. Data penerbangan terdampak tersebut bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.
Operasional Bandara Internasional Kualanamu (KNO) hingga saat ini tetap berjalan normal. PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta seluruh stakeholder terkait guna memantau perkembangan kondisi dan memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang, khususnya yang memiliki jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta, untuk secara berkala memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini.
(KAH/RZD)