Peserta PKN Tingkat II Angkatan 26 Tahun 2026 menuntaskan rangkaian agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Provinsi Bali, (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Denpasar-Rombongan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 26 Tahun 2026 menuntaskan rangkaian agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 9 September 2026.
Melalui pembelajaran lapangan yang terstruktur, tim kelompok kerja merumuskan dokumen advokasi kebijakan strategis bertajuk "Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Ekonomi Kreatif untuk Memperkuat Ketahanan Nasional" dengan fokus subtema "Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pemasaran dan Komersialisasi Produk Kreatif".
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan langsung oleh Kepala Pusdikmin Polri, Kombes Pol Ruli Agus Pramono, S.I.K bersama Kepala Bagian Diklat Pusdikmin Polri, AKBP Fitri Syofiani, S.H., M.M.Pd., dan jajaran pimpinan lembaga diklat terkait penguatan kompetensi kepemimpinan adaptif.
Arahan tersebut menegaskan pentingnya kepekaan aparatur negara dalam membaca perubahan lingkungan strategis, merespons tantangan secara cepat, serta merajut kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan kemanfaatan publik yang nyata dan berkelanjutan.
Usai menerima arahan, para peserta diberangkatkan menggunakan armada bus menuju lokus utama di Kota Denpasar. Perjalanan darat tersebut membawa rombongan melintasi denyut sentra ekonomi dan budaya lokal hingga memasuki kompleks Kantor Pemerintah Kota Denpasar.
Setibanya di balai kota, rombongan diterima secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, ST, MT.
Dalam forum tersebut, dipaparkan kinerja makro Denpasar yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi 6,11 persen pada 2025, capaian IPM tertinggi di Bali sebesar 85,63, serta tata kelola birokrasi berakar budaya dengan spirit Sewaka Dharma.
Pertemuan diakhiri dengan prosesi penukaran cinderamata kehormatan antara Pemkot Denpasar dan delegasi peserta PKN II sebagai simbol apresiasi kemitraan.
Observasi lapangan kemudian berlanjut ke Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), pusat sarana dan prasarana Badan Ekonomi Kreatif Denpasar yang mengorkestrasi 1.843 unit usaha kreatif dan jejaring komunitas lokal. Di gedung ini, tim menggelar pendalaman materi melalui sesi tanya jawab interaktif bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, S.S., M.Par.
Dialog berfokus pada langkah sinkronisasi promosi event pariwisata dengan penguatan produksi, jaminan mutu, legalitas, hak kekayaan intelektual (HKI), hingga akses pasar bagi industri kecil dan menengah (IKM).
Guna memperluas sosialisasi publik, perwakilan peserta turut mengisi siaran langsung di Radio Publik Pemkot Denpasar untuk memaparkan esensi dan manfaat strategis kegiatan visitasi.
Agenda dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas teater pentas seni di lantai dua Gedung DNA sebagai ruang ekspresi seniman pertunjukan, disusul kunjungan ke gerai Rumah Belanja DNA guna meninjau standardisasi kemasan, kurasi, dan etalase komersialisasi produk wastra, kriya, serta kuliner unggulan.
Setelah agenda lapangan tuntas, seluruh rombongan mengambil jeda istirahat, salat, dan makan siang bersama sebagai ruang konsolidasi informal antarpembina dan peserta.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan rapat pleno perumusan laporan advokasi kebijakan.
Tim menyodorkan delapan butir rekomendasi strategis bagi penguatan ekonomi Denpasar yakni katalog souvenir resmi terstandar guna menyeleksi produk lokal terkurasi untuk diprioritaskan dalam kegiatan kedinasan.
Kemudian jaminan mutu rumah belanja dan menerapkan sistem First Expired First Out (FEFO) dan Supplier Scorecard pada etalase resmi daerah.
Selanjutnya klinik UMKM tiga tingkat yang memberikan pendampingan bertahap mulai dari legalitas usaha (NIB, PIRT), kesiapan masuk ritel modern, hingga sertifikasi SNI dan ekspor.
Lalu satu data produk kreatif yang m11engintegrasikan basis data puluhan ribu UMKM lintas instansi dalam dashboard terpadu.
Skema Festival to Market yang menghubungkan lonjakan promosi festival menjadi transaksi berulang (repeat order) dan kontrak kerja sama bisnis jangka panjang.
Sistem UMKM Tangguh Krisis dengan empersiapkan mitigasi usaha dan kanal penjualan darurat untuk memperkuat ketahanan ekonomi pascakrisis.
Perluasan Inovasi Inklusif RADITYA dengan memperluas keterlibatan penyandang disabilitas ke sektor produksi konten digital kreatif yang ramah kelompok rentan.
Tim Koordinasi Lintas OPD memadukan indikator kinerja bersama antardinas teknis guna memangkas hambatan birokrasi.
Keberhasilan penyusunan dokumen advokasi ini lahir dari kolaborasi solid seluruh jajaran tim penyusun. Tim VKN PKN II Angkatan 26 - Pusdikmin Polri dengan Pembina Nugroho Siswoko, S.I.K. dan Iqbal Yudhi, S.I.K., M.H., dipimpin Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., M.SP. selaku Ketua Tim, didampingi Wakil Ketua Adri Desas Furyanto, S.H., M.H., dan Sekretaris Endang Werdiningsih, S.H., M.H. dan didukung anggota tim dari lintas institusi yaitu unsur Kepolisian, Kementerian Imipas dan Pemerintah Daerah antara lain Gayatri Rachmi Rilowati, A.Md.IP., SH., M.Hum. Kristian Adi Wibawa, S.P., M.H., Ernie Vera NZH, S.I.K. Adri Desas Furyanto, S.H., M.H., Gayatri Rachmi Rilowati, A.Md.IP., SH., M.Hum., Kam'ndyah, S.I.K., M.H., dan Ni Kom. Three Ayu Juniartini, S.P., S.Ag., M.I.Kom. Dr. Wildan Djaya Soekmiara, Sp.B., Subsp.Onk.(K) , Listijohadi, S.H., M.Si., Dr. Anno Soembolo, S.H., M.H. dan Dr. M. Syahrul A. Rambe, S.Sos., S.H., M.H.,I Nyoman Suantara, S.H.
Ketua Tim VKN Denpasar Dr. Dikky Anugerah yang juga Kepala Bapperida Sumatera Utara, Kamis (10/9/2026) malam, menegaskan naskah telaah tersebut diserahkan resmi kepada Pemerintah Kota Denpasar sebagai sumbangsih pemikiran strategis agar praktik baik kepemimpinan adaptif dapat terus melembaga, melindungi pelaku usaha lokal, serta mendorong produk kreatif daerah berdaya saing di kancah global.
(ARU/NAI)











