Siswa SD Panca Budi Medan foto bersama usai mengikuti pembelajaran CTL, belajar langsung dari lingkungan. (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata, menyenangkan, dan bermakna, SD Panca Budi Medan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kegiatan pembelajaran di berbagai lokasi edukatif. Kegiatan tersebut dirancang agar siswa dapat menghubungkan materi pembelajaran dengan kondisi nyata yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap ini diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD Panca Budi Medan. Setiap jenjang mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari lingkungan dan tempat yang sesuai dengan pengalaman serta kebutuhan pembelajaran siswa.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 15 September 2026, ketika siswa kelas 1 mengikuti pembelajaran di Central Park Zoo. Melalui lingkungan yang dipenuhi berbagai jenis satwa, siswa mendapatkan pengalaman mengenal dunia hewan secara lebih dekat sekaligus belajar melalui pengamatan langsung.
Selanjutnya, pada 16 September 2026, siswa kelas 2 melaksanakan kegiatan di Biestro Binjai. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah dengan mengamati dan mengenal berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pada 17 September 2026, giliran siswa kelas 3 mengikuti kegiatan pembelajaran di Central Park Zoo. Berada langsung di lingkungan satwa memberikan pengalaman berbeda bagi siswa dalam mengenal keanekaragaman makhluk hidup serta lingkungan di sekitarnya.
Sementara itu, siswa kelas 5 mengikuti kegiatan di Lingkungan Hidup Exsitu pada 21 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memahami pentingnya lingkungan hidup dan mengenal berbagai objek pembelajaran secara langsung. Kemudian, pada 22 September 2026, siswa kelas 4 melaksanakan kegiatan pembelajaran di Lantamal 1 Belawan. Melalui kunjungan ini, siswa memperoleh pengalaman baru dengan mengenal lingkungan dan aktivitas yang ada di kawasan tersebut.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kegiatan siswa kelas 6 yang dijadwalkan pada 24 September 2026 di Hillpark Sibolangit. Lingkungan terbuka menjadi sarana bagi siswa untuk belajar sekaligus mengeksplorasi berbagai hal secara langsung melalui pengalaman di lapangan. Dengan rangkaian lokasi pembelajaran yang berbeda tersebut, setiap jenjang memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tahap perkembangan siswa.
Penerapan Contextual Teaching and Learning dalam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan materi pembelajaran dengan kondisi nyata yang mereka temui. Proses belajar menjadi lebih aktif karena siswa tidak hanya mendengar penjelasan dari guru, tetapi juga mengamati, mengeksplorasi, bertanya, berdiskusi, dan memperoleh pengalaman secara langsung.
Selain memperkuat pemahaman terhadap materi pembelajaran, kegiatan di luar kelas juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemandirian, kerja sama, komunikasi, rasa ingin tahu, tanggung jawab, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Bagi SD Panca Budi Medan, pembelajaran kontekstual merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang dekat dengan kehidupan siswa. Lingkungan sekitar dijadikan sebagai sumber belajar sehingga siswa dapat memahami bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya ditemukan di dalam buku maupun ruang kelas.
Melalui rangkaian kegiatan ini, SD Panca Budi Medan terus berupaya menciptakan pengalaman belajar yang aktif, nyata, menyenangkan, dan bermakna, sehingga setiap perjalanan bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bagian dari proses tumbuh dan belajar siswa. SD Panca Budi Medan belajar dari lingkungan, mengalami prosesnya, dan membawa pulang pengalaman bermakna.
(YY)