Terdampak Keracunan MBG, 21 Siswa MTsN 2 Asahan Terima Tali Asih dari PDI Perjuangan

Terdampak Keracunan MBG, 21 Siswa MTsN 2 Asahan Terima Tali Asih dari PDI Perjuangan
PDI Perjuangan foto bersama dengan siswa MTsN 2 Asahan yang terdampak keracunan MBG usai menyerahkan tali asih, Senin. (5/10/2026). (Analisadaily/arifin )

Analisadaily.com, Kisaran - Sebanyak 21 siswa MTs Negeri 2 Asahan yang terdampak keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menerima tali asih dari PDI Perjuangan Sumatera Utara dan PDI Perjuangan Kabupaten Asahan, Senin (5/10/2026).

Masing-masing siswa menerima bantuan Rp500 ribu yang disalurkan lewat rekening atas nama siswa. Bantuan merupakan hasil gotong royong anggota fraksi dan jajaran PDI Perjuangan. Perwakilan DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutarto, mengatakan bantuan tersebut merupakan kerja kemanusiaan dan motivasi agar siswa kembali semangat belajar.

"Kehadiran kami di sini dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa. Ini juga menjalankan instruksi Ibu Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPD sebagai bagian dari kerja-kerja kemanusiaan," ujar Sutarto.

Menurutnya, kepedulian serupa juga dilakukan di daerah lain. Sebelumnya bantuan diberikan kepada 495 siswa di Karo dan 57 siswa di Deli Serdang yang terdampak MBG. "Semua itu sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan dari PDI Perjuangan. Semoga dengan perhatian ini, kejadian yang berkaitan dengan dampak MBG tidak terulang kembali," katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan, Rosmansyah, S.T.P, menegaskan bantuan tersebut murni bentuk kepedulian partai terhadap dunia pendidikan. "Ini adalah tanggung jawab moral kami. Ketika anak-anak kita terdampak, PDI Perjuangan harus hadir. Kami tidak ingin kejadian MBG ini membuat anak-anak trauma. Kami ingin mereka cepat pulih dan kembali fokus belajar," ujar Rosmansyah.

Rosmansyah menambahkan, pihaknya akan terus mengawal evaluasi program MBG agar kejadian serupa tidak terulang di Asahan.

"Kami minta pihak penyelenggara MBG lebih memperhatikan standar gizi dan kebersihan makanan. Jangan sampai program baik ini justru merugikan siswa," tegasnya. Sementara itu Kepala MTsN 2 Asahan, Daman Huri Lubis, mengapresiasi perhatian PDI Perjuangan.

Menurutnya dukungan tersebut penting untuk pemulihan psikologi siswa. "Ini bentuk kepedulian yang sangat berpengaruh terhadap psikologi anak-anak. Mereka bisa semangat kembali untuk belajar sebagaimana biasanya," ujarnya.

Terkait bantuan dari pihak dapur penyedia MBG, Daman Huri menyebut sekolah tidak menerima pemberitahuan resmi. Informasi yang diterima, pihak dapur memberikan paket buah-buahan dengan mendatangi langsung rumah siswa setelah menanyakan alamat kepada sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Sutarto, Ketua DPC Asahan Rosmansyah, Sekretaris DPC Khaidir Siregar, Bendahara DPC Armen Margolang, Kiki Komeni dan anggota DPRD Asahan dari Fraksi PDI Perjuangan.

(ARI/DEL)

Baca Juga

Rekomendasi