Pengurus PAC Sekota Medan Terbentuk

Rapidin Simbolon Minta PDIP Medan Turun ke Akar Rumput, Targetkan 15 Kursi DPRD

Rapidin Simbolon Minta PDIP Medan Turun ke Akar Rumput, Targetkan 15 Kursi DPRD
Rapidin Simbolon Minta PDIP Medan Turun ke Akar Rumput, Targetkan 15 Kursi DPRD (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan– Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyerukan seluruh kader PDI Perjuangan di Kota Medan untuk memperkuat konsolidasi dan kembali membangun kedekatan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Pesan itu disampaikan Rapidin saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan se-Kota Medan di Tiara Convention Center, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (25/8/2026).
Di hadapan ratusan kader PAC, Ranting hingga Anak Ranting, Rapidin menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya berada di gedung pemerintahan atau di kursi legislatif, tetapi justru tumbuh dari kerja nyata kader bersama masyarakat.
Karena itu, ia meminta anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Medan tidak berjalan sendiri. Setiap kegiatan politik dan kerja kerakyatan harus melibatkan struktur partai hingga tingkat bawah.
“Saya meminta kader-kader PDI Perjuangan yang menduduki jabatan legislatif untuk melibatkan PAC dan Ranting dalam setiap program kerja, baik reses maupun Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper). Dikombinasikan dan disinergikan,” kata Rapidin.
Menurutnya, turun ke tengah masyarakat bukan sekadar untuk menunjukkan keberadaan kader, melainkan membawa program dan memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.
“Kita turun ke bawah bukan untuk pamer, tapi membawa program, membawa arah, dan memperjuangkan nasib wong cilik,” tegasnya.
Rapidin juga menyoroti pentingnya kekompakan seluruh jajaran partai. Ia meyakini target politik hanya dapat dicapai apabila seluruh kader bergerak dalam satu barisan dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Untuk Kota Medan, Rapidin memasang target peningkatan perolehan kursi DPRD. Dari sembilan kursi yang dimiliki saat ini, ia menargetkan PDI Perjuangan mampu meraih 15 kursi.
“Target kita di Medan harus naik dari sembilan menjadi 15 kursi. Kuncinya hanya satu: solid, kompak dan bersatu,” ujarnya.
Jangan Diam Melihat Ketidakadilan
Dalam forum konsolidasi tersebut, Rapidin juga membangkitkan semangat kebangsaan kader dengan membacakan teks lagu Indonesia Raya tiga stanza.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan PDI Perjuangan harus tetap berakar pada Pancasila, semangat kebangsaan dan keadilan sosial. Politik, kata dia, harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Jangan pernah takut dan jangan diam seribu bahasa melihat ketidakadilan di sekitar kita. Bersuaralah untuk Indonesia Raya,” serunya.
Musancab menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat Anak Ranting.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut Sutrisno Pangaribuan mengatakan, Musancab tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap kinerja 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Medan.
Selain evaluasi, forum juga membahas penyusunan program kerja. Selanjutnya dilakukan pengumuman Ketua PAC bersama dua orang pendamping berdasarkan hasil pleno DPD, penyusunan struktur personalia, hingga pelantikan pengurus 21 PAC.
Musancab akhirnya ditutup dengan terbentuknya kepengurusan PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan secara 100 persen.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE didampingi Sekretaris Boydo HK Panjaitan, SH dan Bendahara Ustadz Fuad Akbar, turut hadir bersama sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan.
Di antaranya Wong Chun Sen, Paul MA Simanjuntak, Jusuf Ginting, Johannes Hutagalung, Agus Setiawan, Lily Tan dan Margareth MS.
Hadir pula sejumlah fungsionaris DPD PDI Perjuangan Sumut, termasuk Dameria Pangaribuan, Meryl Saragih, Sorta Siahaan, R. Mawarni Tampubolon, Sarma Hutajulu, Muhammad Afan, Mangapul Purba, Samulya Surya Indra, Landen Marbun, Taviv Ginting dan Wong Chun Sen.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi