H3 Dukung Kapolri dan Kapolda Sumut Berantas Narkoba hingga ke Akarnya

H3 Dukung Kapolri dan Kapolda Sumut Berantas Narkoba hingga ke Akarnya
Koordinator Komunitas H3 Sumut, Yudhi Simorangkir (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan — Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Polisi Sonny Irawan, beserta seluruh jajaran Polri dalam memberantas peredaran narkoba di hingga ke akar jaringan.

Koordinator Komunitas H3 Sumut, Yudhi Simorangkir, menyampaikan apresiasi atas langkah Bareskrim Polri bersama Polda Sumut yang menggerebek 9 lokasi diduga menjadi sarang peredaran narkoba di sejumlah wilayah Sumut, termasuk Kabupaten Toba.

Menurut Yudhi, operasi tersebut merupakan langkah penting dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini mengancam kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga bandar, pengedar, serta jaringan penyelundupan yang menjadi sumber utama peredaran narkotika.

“Pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada pengguna. Aparat penegak hukum harus terus memburu bandar dan jaringan pengedar hingga ke akar-akarnya agar peredaran narkoba dapat ditekan secara serius,” ujar Yudhi.

Ia menilai persoalan narkoba telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda, termasuk masyarakat Batak di Bona Pasogit atau kampung halaman. Karena itu, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Yudhi juga menyoroti kondisi Sumut yang menghadapi persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Tingginya angka penyalahgunaan serta banyaknya penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan yang terkait kasus narkotika menjadi pengingat bahwa penanganan narkoba membutuhkan langkah yang lebih menyeluruh, mulai dari penegakan hukum hingga pencegahan.

Secara khusus, H3 memberikan perhatian terhadap operasi pemberantasan narkoba yang menyasar sembilan wilayah, yakni Kabupaten Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Karo, Toba, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat, serta Kota Sibolga.

Menurut Yudhi, Kabupaten Toba perlu mendapat perhatian serius karena merupakan bagian dari jalur lintas tengah Sumatera sekaligus kawasan strategis pariwisata di sekitar Danau Toba, termasuk Balige, Porsea, Laguboti, dan Ajibata.

Ia berharap langkah penindakan yang dilakukan aparat kepolisian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga mencegah terbentuknya kembali jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Selain mendukung penegakan hukum, H3 juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Yudhi turut mengajak pimpinan sinode gereja, Uskup Agung, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta komunitas lokal untuk mengambil bagian dalam menyuarakan bahaya narkoba dan memperkuat upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, pendekatan keagamaan, pendidikan keluarga, dan partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

H3 juga mengimbau masyarakat agar tidak menutup mata terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba. Masyarakat diharapkan berani melaporkan informasi yang relevan kepada aparat berwenang melalui saluran resmi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab Polri atau BNN, melainkan tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus bersatu menyelamatkan generasi muda dan masa depan anak cucu kita,” tegas Yudhi.

Ia menambahkan, H3 berkomitmen mendukung langkah-langkah pemberantasan narkoba sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Darurat narkoba harus kita akhiri mulai hari ini. Kita harus bergerak bersama demi masa depan generasi muda dan Bona Pasogit,” tutupnya.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi