LPJKD Sumut Apresiasi Kepengurusan Aspeknas

Medan, (Analisa). Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Sumut, menyampaikan apresiasi atas kepengurusan DPD Aspeknas (Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional) Sumut. 

Hal itu disampaikan Ketua LPJKD Sumut Ir Murniati Pasaribu, kemarin, usai melakukan peninjauan lapangan ke Sekretariat Aspeknas Sumut di Jalan Sei Belutu Medan.

Menurut Murniati, komposisi kepengurusan dan rapinya sekretariat sudah bisa menjadi moda Aspeknas Sumut untuk bersaing di era globalisasi, terutama menghadapi AFTA 2015 dan MEA 2015. "Asspeknas harus meningkatkan apa yang sudah ada saat ini, dan jangan lagi berpikir untuk sekadar berkiprah, tapi sudah mengarah ke nasional bahkan internasional," katanya.

Di bawah kepengurusan yang sekarang, lanjut Murniati, diyakini Aspeknas Sumut akan mampu menciptakan pengusaha-pengusaha konstruksi yang berdaya saing. Khusus dalam masalah pembinaan anggota agar mengedepankan kualitas, bukan sekadar kuantitas.

Terkait peninjauan lapangan yang mereka lakukan saat itu, menurut Murniati, itu sesuai peraturan lembaga, bahwa asosiasi yang boleh melakukan verifikasi validasi awal (VVA), harus ditinjau. Karena untuk bisa melakukan VVA ada banyak persayaratan meliputi administrasi, AD/ART, kantor, pengurus, jumlah anggota, dan lainnya. 

Setelah itu akan merekomendasi ke LPJK-N. Kemudian LPJK-N yang akan mengirim SK, apakah asosiasi itu boleh melakukan VVA. Kalau sudah dapat rekomendasi, maka asosiasi itu boleh membawa anggotanya mendaftar ke LPJK. 

“Artinya mereka sudah punya admin sendiri yang sudah 'connnect' dengan LPJK-N maupun pengurus pusat masing-masing. Berdasarkan inilah dilihat apakah badan usaha yang tergabung di asosiasi itu sudah legal atau teregristasi," paparnya.

Diharapkan supaya asosiasi membina anggota agar kompeten dalam bidangnya. 

“Jangan punya sertifikat badan usaha gedung, tetapi tidak pernah mengerjakan bangunan gedung. Jangan hanya menjadi sub-sub saja," sambung Murniati, seraya menyarankan kepada pemerintah agar memberdayakan pengusaha lokal.

Murniati juga mengkritisi persyaratan berat yang bahkan sama sekali belum pernah dimiliki pengusaha lokal. “Kalau tidak diberi kesempatan, kapan lagi pengusaha lokal memiliki kompetensi dan menaikkan gradenya menjadi grade 7, sehingga bisa mengerjakan proyek-proyek besar?” tanyanya.

Ketua Aspeknas Sumut Drs Tahan M Panggabean MM mengatakan, pengurus baru asosiasi ini memiliki semangat dan program yang baru. Apalagi pengurus Aspeknas Sumut terdiri dari kontraktor yang berpengalaman mengerjakan pekerjaan BUMN. 

"kita akan terus melakukan pembenahan termasuk kepengurusan di 33 kabupaten/kota, serta semua yang terkait aktifitas Aspeknas di wilayah Sumut. Kehadiran LPJKD Sumut sudah menambah motivasi bagi kami untuk terus berkarya," katanya. (rel/sug)

()

Baca Juga

Rekomendasi