STIKes Flora Medan Wisuda Lulusannya

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Flora Medan menggelar wisuda terhadap lulusan dari berbagai Program Studi (Prodi) Tahun Akademi 2016/2017 di Hotel Emerald Medan, Selasa (29/8).

Wisuda berlangsung untuk Prodi S1 Sar­jana Keperawatan Angkatan V, S1 Kepera­watan Jalur Khusus Angkatan II, Profesi NERS Angkatan III, Profesi NERS Jalur Khusus Angkatan I, D III Keperawatan Angkatan XXII dan D III Kebidanan Ang­katan XIII.

Hadir Sri Suryani Purnamawati SSi Apt MKes mewakili Kadiskes Provsu, Koor­dinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, MPd, MA, MSc, PhD, Ketua IBI Sumut, Ketua DPW PPNI Sumut, mewakili Direktur beberapa rumah sakit di Medan, Pembina Yayasan Flora dr. H. Muara P. Lubis, M.Ked (OG), SpOG, Ketua STIKes Flora Medan dr Fithri Aldy MKed (Oph) SpM dan para Ketua Prodi.

Ketua STIKes Flora Medan dr Fithri Aldy MKed (Oph) SpM dalam laporannya mengatakan, para wisudawan adalah yang telah menyelesaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang dimulai September 2013 serta ujian akhir.

Total, sebut dr Fithri Aldy MKed (Oph) SpM, ada 143 lulusan yang diwisuda dengan rincian 23 orang Prodi D III Kebidanan, 19 Prodi D III Keperawatan, 35 Profesi NERS, 17 Profesi NERS Jalur Khusus, 30 S1 Keperawatan, dan 19 S1 Keperawatan Jalur Khusus.

Sementara Sri Suryani Purnamawati SSi Apt MKes mewakili Kadiskes Provsu, dalam kata sambutannya mengatakan, secara jumlah sumber daya manusia di bidang kesehatan relatif cukup, di mana tenaga bidan dan perawat secara umum sudah terpenuhi. Masalahnya adalah pada distribusi, karena di kota sudah cukup, tetapi di daerah terpencil dan perbatasan masih kurang,

Karenanya, sebut Sri Suryani, peme­rintah menggelar program Nusantara Sehat dengan merekrut 7.000 tenaga kesehatan untuk daerah terpencil. Namun, dari 7.000 yang mendaftar, yang lulus hanya 2.000 saja. "Ini menjadi tantangan," sebutnya.

"Belum lagi jika dikaitkan dengan era MEA, di mana tenaga kerja asing bisa kerja di sini. Jadi jangan terjadi tenaga kerja kita menjadi penonton di daerah sendiri,. Lulusan harus memiliki know­ledge, skill dan kompetensi" ucapnya lagi.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MPd, MA, MSc, PhD mengatakan mengatakan, di Sumut seka­rang ada 264 perguruan tinggi swasta (PTS), salah satunya adalah STIKes Flora yang sudah akreditasi B dari 1.016 Prodi yang ada. "Ini tentu sunggu membang­ga­kan, ditunggu dua tahun lagi untuk menjadi A, karena dari 1.016 Prodi hanya ada tiga yang akreditasi A," sebutnya. (rel/rizal r surya)

()

Baca Juga

Rekomendasi