Iktikaf Massal Bersama Syekh Mesir

iktikaf-massal-bersama-syekh-mesir

Kualasimpang, (Analisa). Pemerintah Kabupaten Aceh Ta­miang akan menggelar Iktikaf Massal pada 10 malam terakhir bulan Rama­dan 1440 H, dengan menghadirkan se­orang ahli agama Islam asal Mesir, Syekh Ali Abdul Mu'thi Abdul Alim Sya'ban.

Iktikaf Massal dilaksanakan di Mas­jid Babul Falah Desa Bukit Tem­purung, Kota Kualasimpang, Aceh Ta­miang.

“Iktikaf akan dimulai sehabis Salat Tarawih hingga menjelang waktu Sahur,” kata Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Tamiang, Syamsul Rizal SAg kepada Analisa, Sabtu (11/5) malam, di Kualasimpang.

Menurutnya, Syekh Ali Abdul Mu'thi jebolan Universitas Al Azhar jurusan Ushuluddin Program Hadits dan Ilmu Hadits ini akan memimpin rangkaian ibadah, selain kegiatan Iktikaf dengan Qiyamullail/Tahajjud berjemaah dan kajian setelah Tarawih setiap malam.

“Pada malam 21-23 Ramadan Da­urah Alquran, malam 24-26 Ramadan Mukhayyam Alquran, malam 27 Ra­madan Tasmi' Alquran 30 juz ber­sama Hafizh cilik Aceh Tamiang dan 28 Ra­madan zikir, doa, tausiah dan Munajat Lailatul Qadar,” jelas Syam­sul.

Syamsul mengatakan, iktikaf di bu­lan Ramadan sudah rutin dilaksanakan Pemda Aceh Tamiang setiap tahun. Selain bertujuan menjemput datangnya malam Lailatul Qadar, iktikaf juga ber­makna evaluasi diri, perenungan ten­tang hidup, khusyuk beribadah, mem­bangun spiritual hubungan antara Allah dan manusia, serta menjauhi seje­nak hiruk pikuk dunia.

“Biasanya di 10 akhir puasa semua orang berlomba-lomba untuk bisa men­dapatkan Lailatul Qadar. Semoga de­ngan keistimewaan berkah Lailatul Qa­dar, Kabupaten Aceh Tamiang dan ma­syarakatnya bisa hidup makmur dan sejahtera. Untuk bisa mendapatkan Lai­latul Qadar salah satunya lewat ibadah iktikaf seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” ujarnya.

Syamsul memaparkan, Syekh Ali Abdul Mu'thi Abdul Alim Sya'ban lahir 8 Desember 1987 di Mesir, Provinsi Kafr Syeikh Distric al Hamul. Saat ini ia tengah studi mengambil S2 Pasca­sarjana. Syekh Ali Abdul Mu'thi mene­tap di Indonesia pemilik Pasport A 1994891 dan bisa berbahasa Indonesia. Ia datang ke Indonesia tahun 2015 hingga sekarang. Profesinya sebagai pengajar Tahfizh Alquran dan Bahasa Arab. (dhs)

()

Baca Juga

Rekomendasi