Tolak UU Cipta Kerja, ANAK-NKRI Geruduk Kantor Gubsu

Tolak UU Cipta Kerja, ANAK-NKRI Geruduk Kantor Gubsu
ANAK-NKRI unjuk rasa di depan Kantor Kantor Gubernur Sumut, Selasa (13/10) (Analisadaily/Jafar Wijaya)

Analisadaily.com, Medan - Aksi penolakan UU Cipta Kerja masih terus berlanjut di Kota Medan. Kali ini massa dari Aliansi Nasional Anti Komunis - Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK-NKRI) menggeruduk Kantor Gubernur Sumatra Utara di Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (13/10) sore.

Massa yang sebelumnya berkumpul di Masjid Raya Al Mashun, Medan, melakukan konvoi ke Kantor Gubsu. Mereka datang untuk mendesak Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, menyatakan sikap menolak pengesahan Omnibus Law.

"Yang kita tuntut, gubernur kita menyampaikan sikap resminya terhadap penolakan undang-undang yang sudah disahkan," kata koordinator ANAK NKRI Sumut, Tumpal Panggabean.

Massa yang tiba di Kantor Gubsu langsung berorasi. Mereka mendesak gubernur menemui massa. Namun gubernur tak kunjung datang. Saat ini massa masih melakukan salat Ashar berjamaah di Masjid Agung Medan. Kabarnya Gubernur Edy sedang dalam perjalanan menuju kantornya.

Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Medan berlangsung rusuh, Kamis (8/10), di DPRD Sumut. Massa aksi melempari polisi dan kaca gedung DPRD Sumut.

Kerusuhan itu pun meluas ke jalan-jalan di sekitarnya. Massa berkerumun di Jalan Kejaksaan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Raden Saleh, Lapangan Merdeka, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Sekip.

Aksi unjuk rasa ini merupakan buntut dari disahkannya UU Cipta Kerja oleh DPR RI, Senin (5/10) lalu.

(JW/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi