Penerima Vaksin Dosis Lengkap Hingga Akhir 2021 di Indonesia 113,67 Juta Orang

Penerima Vaksin Dosis Lengkap Hingga Akhir 2021 di Indonesia 113,67 Juta Orang
Presiden Joko Widodo disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021) (ANTARA/HO-Biro Pres Setpres/Muchlis Jr)

Analisadaily.com, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah penerima dosis lengkap vaksin Covid-19 di Indonesia hingga Jumat (31/12) atau hari terakhir tahun 2021 mencapai total 113.666.327 (113,67 juta) orang.

Dikutip dari data Satgas Covid-19, dilansir dari Antara, Sabtu (1/1) menyebutkan jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19 itu bertambah 661.959 orang.

Sementara itu, jumlah penerima vaksin dosis pertama yang tercatat hari ini sebanyak 1.070.414 orang. Dengan tambahan tersebut, maka jumlah penerima vaksinasi dosis pertama kini menjadi 161.080.856 jiwa.

Adapun total vaksinasi untuk dosis ketiga hari ini mencapai 1.288.890 orang. Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.

Dengan demikian, maka tercatat, suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 sudah diberikan pada 77,46 persen dari total masyarakat sasaran. Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi dosis kedua meliputi 54,67 persen dari total sasaran.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan total vaksin yang sudah tiba di Tanah Air dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi berjumlah 458.069.415 dosis.

Sebelumnya Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-182 berupa vaksin Sinovac yang merupakan donasi dari COVAX, Kamis (30/12) berjumlah 1.236.000 dosis.

Menurut Nadia, jumlah vaksin di penghujung 2021 ini menandai konsistensi pemerintah Indonesia dalam upaya mencukupi kebutuhan vaksin bagi masyarakat.

"Pemerintah Indonesia akan terus mengupayakan kedatangan vaksin, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral. Sejak awal pandemi, Indonesia telah aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral termasuk melalui WHO Access to Covid-19 Tools (ACT) Accelerator COVAX Facility," katanya.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi