TP PKK Sumut Nawal Lubis Silaturahmi dengan Dharma Wanita FIB USU

TP PKK Sumut Nawal Lubis Silaturahmi dengan Dharma Wanita FIB USU
TP PKK Sumut Nawal Lubis dan Sri Ayu Mihari Silaturahmi dengan Dharma Wanita FIB USU. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) dan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) menjalin Kerja sama dalam melaksanakan acara Silaturahmi dan Presentasi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Kegiatan bertema “Peran Wanita Karir dalam Rumah Tangga” ini dilaksanakan secara luring di Gedung Serbaguna Prof. H.T. Amin Ridwan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU pada Jumat (27/05).

Dekan FIB USU Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A., yang membuka acara menjelaskan kegiatan silaturahmi antara TP PKK Sumut dengan DWP FIB USU ini diharapkan mampu menjalin sinergitas program Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kerja sama yang positif ini akan turut mendorong kemajuan fakultas khususnya dalam meningkatkan indikator kinerja utama (IKU). Silaturahmi kali ini diharapkan dapat berlanjut ke dalam program-program konkret sehingga tercipta kolaborasi yang erat antara fakultas dengan pemerintah provinsi,” ujar T. Thyrhaya Zein.

Ketua DWP FIB USU Taulia Pujiono menjelaskan, tema peran wanita karir yang diangkat ini sangat cocok untuk dibahas di lingkungan USU terutama di FIB, karena anggota DWP FIB banyak yang berperan sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir. Kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan semangat untuk para wanita yang ada di lingkungan FIB.

“Tidak melupakan perannya sebagai ibu rumah tangga, namun tetap dapat berkreativitas dan menggali potensi diri dengan baik,” ungkapnya.

Perwakilan DWP USU Sri Rahayu Kartini Edi Ikhsan menyampaikan bahwa menjadi seorang istri sekaligus ibu yang juga berprofesi sebagai wanita karir seringkali mendapatkan posisi yang dilematis.

Tuntutan terhadap pelaksanaan kewajiban yang proporsional dan seimbang atas keduanya sangat tinggi, baik dari keluarga maupun orang-orang sekitar. Menyeimbangkan kedua peran tersebut tentu bukan hal yang mudah untuk diimplementasikan dalam rutinitas sehari-hari.

Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis saat memaparkan materi di FIB USU.
“Semoga kita yang berada dalam posisi dua peran tersebut mendapatkan motivasi baru, yang membawa energi positif dan keseimbangan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Sumut Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa dengan kebebasan yang didapat sekarang ini, hendaklah kita berterima kasih dan mengingat atas jasa R.A Kartini karena sudah memperjuangkan hak perempuan pada masa lampau.

Dengan begitu, perempuan bisa terbebas dari anggapan-anggapan bahwa wanita hanya bisa mengurus perkerjaan rumah dan dapur saja.

Menurut TP PKK SUMUT, pada era modern ini wanita beruntung karena bisa menjadi ibu rumah tangga sekaligus berkarir di luar rumah dan juga menorehkan prestasi-prestasi yang bisa membuat negeri ini semakin maju ke depannya.

“Saya berharap walaupun seorang istri berkarir,ia harus tetap menjaga keseimbangan antara karir dan rumah tangga. Terutama dalam hal mendidik anak-anak,” tuturnya.

Nawal juga berpesan untuk ibu-ibu yang berkarir agar selalu peduli dan perhatian terhadap suami dan anak-anak. Jangan pernah mengabaikan anak terutama dalam hal pendidikannya, karena madrasah pertama seorang anak adalah ibunya.

Keberhasilan seorang anak adalah keberhasilan seorang ibu. Maka dari itu ibu rumah tangga yang memutuskan untuk berkarir hendaknya bisa memanage waktunya sehingga tidak ada satu prioritas pun yang terlantar.

“Semoga ibu-ibu yang berkarir bisa mencapai keberhasilan dalam rumah tangga dan karirnya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan II Dra. Heristina Dewi, MPd, Guru Besar FIB USU Prof. Hj. T. Silvana Sinar, M.A., Ph.D, para ketua dan sekretaris program studi dan Staf Ahli Dekan Dr. Dardanila, M.Hum, serta tamu undangan lainnya.

(BR)

Baca Juga

Rekomendasi