GKPI Tuan Rumah Perayaan Paskah dan Walk A Mile Gereja-Gereja Anggota UEM

GKPI Tuan Rumah Perayaan Paskah dan Walk A Mile Gereja-Gereja Anggota UEM
GKPI Tuan Rumah Perayaan Paskah dan Walk A Mile Gereja-Gereja Anggota UEM (Analisadaily/Fransius Simanjuntak)

Analisadaily.com, Pematangsiantar - Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) menjadi tuan rumah perayaan Paskah dan Walk A Mile atau jalan sehat yang digelar gereja-gereja anggota United Evangelical Mission (UEM) di Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/4).

Kegiatan diawali Walk A Mile yang diikuti seluruh peserta dari depan gedung GKPI Bukit Sion Martoba, Jalan Cemara, Kota Pematangsiantar.

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, melepas kegiatan Walk A Mile, didampingi Bishop GKPI Pdt Abdul Hutauruk dan General Secretary UEM, Rev Dr Volker Martin Dally.

Hadir juga para unsur pimpinan dari 9 gereja anggota UEM di Sumut, diantaranya Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt Debora Sinaga; Ephorus GKPS Pdt Dr Deddy Fajar Purba.

Ephorus GKPA Pdt Ramos Simanjuntak; Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani; Ephorus GPKB; Wakil Sekretaris Umum GBKP Pertua Cetra Sembiring; Bishop GKPPD Pdt Abednego Padang; dan mewakili BNKP.

Tampak pula dari UEM, Executive Secretary Asian Region Pdt Dr Dyah Krismawati; Asian Regional Board Member ada Rev Eben Ezer Yoseph dari MCSL Srilanka; Rev Favor Bancin, GKPPD; Rev Eirene Gulo, BNKP; Rev Jenny Rosa Purba, GKPS; dan Andhita Ayu Larasati (GKJTU).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, dengan resmi jalan santai Walk A Mile dimulai," kata Radiapoh, sembari mengangkat bendera start melepas peserta.

Sekitar 900-an peserta dari jemaat gereja-gerejaUEM dengan semangat dan gembira berjalan kaki dari depan gedung GKPI Bukit Sion Martoba.

Mereka menyusuri ruas Jalan Sisingamangaraja hingga masuk ke kawasan GKPI Center di Jalan Ulakma Sinaga, Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, diperkirakan sejauh 2,2 Kilometer jarak tempuhnya.

Tema Walk A Mile dan Paskah UEM Tahun 2023 adalah: “Ia Mendahului Kamu ke Galilea; Jangan Takut!” (Mat 28 : 7, 10). Sedangkan sub tema: "Meningkatkan kebersamaan dalam Misi UEM dan Solidaritas bagi Anak-Anak yang berkekurangan (Children in Need)."

Setibanya di GKPI Center, digelar ibadah Paskah dilayani liturgis Pdt Maria Simatupang; Pdt Dr Teddy Sihombing; Pdt RGP Pakpahan; dan Pengkotbah Sekjen GKPI Pdt Humala Lumbantobing.

Sebelum ibadah, Ketua Panitia Pdt Parsaoran Sinaga yang juga Kepala Departemen Diakonat GKPI menyampaikan sambutan sekaligus laporan tentang kegiatan.

Radiapoh dalam sambutannya, mengucap syukur kepada Tuhan atas berlangsungnya Walk A Mile dan Perayaan Paskah UEM 2023.

Radiapoh juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan UEM karena telah mengundang Pemerintah Kabupaten Simalungun.

"Saya yakin ini bukan sebuah kebetulan, tapi hal ini dikarenakan perwujudan dan cinta kasih dari GKPI kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun yang tetap bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara umum," ujarnya.

Disebutnya, gereja adalah mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan. Merupakan bagian dari peran dan tugas pemerintah bersama gereja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya mengajak seluruh elemen umat Kristiani untuk kiranya dapat memaknai perayaan Paskah ini, untuk menerapkannya dalam perbuatan sehari-hari. Mari perbanyak berbuat kasih, dimulai dari diri kita sendiri, kemudian keluarga kita, dan semakin besar lagi kepada sesama manusia. Tetaplah menjadi panutan dan mari saling membantu, saling menopang, dan saling berbagi kasih," ujarnya.

Bupati Simalungun pada kesempatan itu memberikan bantuan kepada anak-anak sebesar Rp 20 juta.

"Kiranya kegiatan Walk A Mile yang dirangkaikan dengan sosialisasi dan penggalangan dana untuk United Action ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Bishop GKPI Pdt Abdul Hutauruk dalam sambutannya mengatakan, UEM memiliki agenda tahunan yang dilaksanakan gereja-gereja angggotanya yang dinamakan Walk A Mile.

Dia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota UEM yang telah hadir. Menurut Bishop Hutauruk, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat persaudaraan sesama anggota UEM.

Selain itu, dalam kegiatan juga akan disosialisasikan penggalangan dana untuk mendukung program yang disebut United Action (Aksi Bersama).

"United Action adalah sebuah aksi bersama gereja-gereja anggota UEM dalam rangka membantu anak-anak korban kekerasan akibat persoalan sosial dan politik serta anak-anak korban bencana alam di berbagai belahan dunia," ujarnya.

Dikatakannya, kegiatan United Action ini disepakati gereja-gereja anggota UEM sejak Sidang Raya Tahun 2012 di Berastagi, Tanah Karo.

Program United Action menjadi sarana nyata membangun inisiatif dan mendorong jemaat anggota UEM bahwa gereja anggota UEM tidak hanya dapat menerima, tetapi juga dapat memberi.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua gereja untuk mensukseskan kegiatan ini. Dan saya berharap kegiatan ini akan dapat mempererat kesatuan gereja-gereja yang terdaftar di UEM," ujarnya.

Usai jalan sehat dan ibadah di GKPI Center, kegiatan dilanjutkan dengan penggalangan dana dan makan bersama.

Menurut Sekretaris Panitia Pdt Robin Siregar, dalam kegiatan terlihat antusiasme jemaat GKPI khususnya Wilayah III dengan menampilkan koor pada saat acara ibadah.

Demikian juga anak-anak Yapentra GKPI Tanjung Morawa turut melantunkan pujian yang menggugah hati.

Tolak Intoleransi

Berikut peristiwa penyegelan gedung ibadah GKPS di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, oleh bupati setempat belum lama ini, UEM menegaskan menentang segala bentuk intoleransi dan penutupan tempat ibadah.

"Karena ibadah adalah hak setiap warga negara secara konstitusional. Sehingga gereja-gereja juga prihatin dan harus mendukung perjuangan GKPS, itu saja sikap pendek kami," kata Petrus Sugito dari UEM Asia kantor Kota Pematangsiantar selepas ibadah Paskah.

Deputy Executive Secretary Asia itu menyebut, UEM sudah mengirim tim bersama lembaga gereja lainnya ke Purwakarta bagaimana mencari solusi soal penyegelan gedung ibadah GKPS.

"Kami sudah mengirim tenaga kami untuk bersama lembaga lain bagaimana mencari solusi ini, dengan PGI juga. Semua tindakan intoleran kami tolak ya," katanya menegaskan.

(FHS/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi