Serius Hadapi PON 2028, KONI Sumut Andalkan Empat Program Prioritas

Serius Hadapi PON 2028, KONI Sumut Andalkan Empat Program Prioritas
Serius Hadapi PON 2028, KONI Sumut Andalkan Empat Program Prioritas (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut) serius mempersiapkan atlet menghadapi PON XXII/2028 di NTT/NTB. Berkenaan hal tersebut pihaknya mengandalkan empat program prioritas untuk penjaringan atlet, yakni Program Pembinaan Intensif (PPI), Seleksi Provinsi (Selekprov), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua Umum KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar menyampaikan hal itu pada pelantikan pengurus KONI Humbang Hasundutan (Humbahas) periode 2026-2030 pimpinan Juanda Nababan di Aula Hutamas Pemkab Humbahas di Dolok Sanggul, Selasa (12/5/2026).
Pada pelantikan yang turut dihadiri
Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan, Ketua DPRD Parulian Simamora, Forkopimda, Pimpinan OPD dan Pengurus Cabor se-Kabupaten Humbahas, Hatunggal lebih lanjut menjelaskan, untuk PPI, Sumut merupakan provinsi di tanah air yang termasuk awal melaksanakannya, sementara di Pulau Sumatera, kita adalah yang pertama.
Pelaksanaan PPI menjadi program prioritas, dimulai Juli-Desember 2025, dilanjutkan April 2026 hingga saat ini, dimaksudkan agar kondisi atlet tetap terjaga (bugar).
Diakui, belum semua cabor dimasukkan dalam PPI. Pada 2025, diikuti atlet-atlet peraih medali cabor perorangan. Dilanjutkan April 2026 juga menyertakan atlet perorangan yang berprestasi di tahun 2025. 'Sementara ini baru 12 cabor perorangan yang dilibatkan, namun Juli mendatang jumlah akan bertambah dan November juga bertambah lagi," jelas Hatunggal yang hadir bersama Wakil Ketua Umum III Irwan Pulungan S.Sos
Ditegaskan, hasil yang ingin dipetik diprogram awal ini adalah khusus menjaga kebugaran atlet, dengan menerapkan program latihan minimal enam kali seminggu. "Insha Allah, intensitas latihan mulai 2027 mendatang akan lebih ditingkatkan, demikian pula pada 2028 hingga jelang pelaksanaan PON," ujarnya.
Hatunggal tidak memungkiri, program yang sudah berjalan saat ini masih jauh dari kata sempurna. Karena tidak heran akhir akhirnya ramai dibicarakan khususnya terkait uang saku /pengganti transport yang diterima atlet maupun pelatih PPI.
"Kita menyesuaikan anggaran yang ada. Dan yang diterima atlet adalah sekadar uang saku atau pendukung pengganti transport selama latihan. Begitupun KONI Sumut akan terus berupaya untuk mendongkrak anggaran sehingga ke depan uang saku atlet bisa lebih besar," jelasnya.
"Yang pasti KONI Sumut akan terus melakukan evaluasi agar semua program terlaksana lebih baik, termasuk nantinya mengklasifikasi uang saku atlet berdasarkan prestasi," tambahnya.
Program priotas kedua dan ketiga KONI Sumut adalah menggelar Selekprov dan Kejurprov mulai Juli hingga Oktober 2026.
Selekprov rencananya diikut 28 cabor (jumlah Pengkab Pengkot di bawah lima), Kejurprov 11 cabor (Pengkab Pengkot 6 hingga di bawah 17).
Sementara puncak program KONI Sumut 2026 adalah menggelar Porprovsu November mendatang, diikuti 28 cabor yang memiliki Pengkab Pengkot di atas 17.
Hatunggal mengajak seluruh insan olahraga khususnya KONI Kabupaten Kota se-Sumut termasuk Humbahas menyukseskan program KONI salam menyiapkan patriot patriot olahraga menghadapi PON.
KONI Sumut kata Hatunggal menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemprovsu pimpinan Gubernur Bobby Nasution yang memberi perhatian besar terhadap pembinaan dan pembangunan olahraga sehingga di tengah situasi efisiensi saat ini, program- program KONI Sumut tetep berjalan. "Belum lama ini Pak Gubernur Bobby Nasution sudah menyerahkan langsung tali asih bagi atlet asal Sumut yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Ini merupakan wujud besarnya atensi Gubernur sekaligus apresiasi beliau terhadap para patriot olahraga," ujar Hatunggal.
Hatunggal juga mengajak Pengurus KONI Humbahas yang baru j lebih bersinergi dengan pengurus cabor dan seluruh stakeholder olahraga guna menggali potensi potensi atlet daerah ini.
"Kita ketahui Samuel Marbun adalah pewushu asal Humbahas yang tidak hanya berprestasi tingkat nasional (PON), tetapi juga SEA Games bahkan Asian Games. Kita harapkan nanti lahir lagi atlet - atlet Humbahas yang prestasinya seperti Samuel," ujar Hatunggal.
(MP/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi