Musisi Malaysia hingga Austria akan Tampil di Samosir Music International 2023

Musisi Malaysia hingga Austria akan Tampil di Samosir Music International 2023
Musisi Malaysia hingga Austria akan Tampil di Samosir Music International 2023 (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Pematangsiantar - Setelah tertunda akibat pandemi Covid-19, Samosir Music International (SMI) akan kembali lagi di tahun 2023. Event yang selalu menghadirkan musisi internasional, nasional, dan lokal, dengan membawakan musik-musik Batak.

Sama seperti sebelumnya, Samosir Music International 2023 diadakan di Open Stage Tuk-tuk, Kabupaten Samosir, tanggal 25-26 Agustus. Event ini bertujuan memperkenalkan seni dan budaya Batak secara internasional.

Manager Director SMI, Henri Manik menjelaskan, puluhan musisi internasional yang akan hadir di SMI 2023 dari negara Austria, Italia dan Malaysia. Berdasarkan flyer yang telah dipublikasi, musisi internasional yang hadir yaitu Tomasso Primo, Stella Manfredi, Anna Buchegger and Band, Salam Musik dan ikon event ini Herman Delago.

Sementara itu, musisi nasional yang hadir seperti Sitohang Brothers, ikon aransemen musik modern Batak Viky Sianipar dan band, Alsant Nababan, Candil, Tongam Sirait, Retta Sitorus dan Ogar Nababan.

Sedangkan musisi lokal dari sekitaran Danau Toba yang akan tampil yaitu Pargochy, Hayuara, Allolings, Siou, Alogo, Pakpakustik, Sanggar Amaigila, Sanggar Nangguru, Pondok Krearif Parapat, Balsem, Sanggar Jabu Sihol.

"Ini merupakan penyelenggaraan kita yang ke enam kalinya. Selain musisi, di lokasi event juga akan ada pameran UMKM, kuliner, Toba Zumba dan Workshop," ujar Henri Manik bersama Anna Buchegger and Band saat Konferensi Pers di Sapadia Hotel, Kota Siantar, Selasa (22/8).

Ia juga menjelaskan, SMI 2023 merupakan event tahunan dari Pemerintah Kabupaten Samosir. Sedangkan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memasukkan SMI 2023 dalam 10 besar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023.

Diakui Henri, untuk penyelenggaraan SMI 2023 ini berbeda pengelolaan dengan 5 event SMI sebelumnya. Perbedaannya dengan memberlakukan biaya untuk tiket masuk ke event. Karena, event SMI sebelumnya selalu gratis. SMI 2023 ini diplot dengan berbayar.

"Kita berlakukan biaya tiket masuk karena kita sangat kesulitan dalam mencari dukungan materi baik dari pemerintah maupun swasta. Karena event ini butuh dana besar. Puluhan musisi internasional kita hadirkan, bukan dengan biaya yang kecil. Jadi untuk tahun ini kita berlakukan tiketing. Tapi bila selanjutnya kita mendapat dana yang cukup, kita akan gratiskan," tuturnya.

Berkaca di event SMI tahun 2019 lalu, event terakhir sebelum pandemi Covid-19, di mana pengunjung yang hadir mencapai 15.000 orang. Jadi SMI 2023 akan diberlakukan pembatasan jumlah pengunjung. Hal ini termasuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan event.

"Setelah dicek dan mendapat izin dari pihak Kepolisian, maksimal pengunjung yang bisa hadir sebanyak 7 ribu orang. Jelas ada kekecewaan pastinya dari pengunjung. Apalagi, kapasitas ini hanya setengah dari jumlah pengunjung kita tahun 2019 lalu," jelas Henri lagi.

Jadi, bagi masyarakat yang ingin hadir di SMI 2023, bisa membeli tiket secara online melalui eventa.id atau bisa mengecek di bio instagram @samosirmusicint.official. Terutama bagi masyarakat yang datang dari luar Pulau Samosir, agar tidak kecewa nanti tidak bisa menonton, bisa langsung membeli tiket secara online. Nantinya, masyarakat yang sudah membeli tiket secara online, bisa menukarkan kode QR nya di lokasi event.

Sementara itu, Samuel Hutajulu dari Biondi Enterprise menerangkan bahwa persiapan telah diatas 90 persen. Ia yakin, bahwa segala kegiatan akan lancar dengan beriringan bekerja sama dan mendapat sambutan yang hangat dari pengunjung.

Anna Buchegger and band, musisi asal Austria ini nantinya akan membawakan beberapa lagu Batak di SMI 2023. Anna yang berposisi sebagai vokalis, memiliki suara yang sangat bagus dan pernah masuk 5 besar pencarian bakat di salah satu televisi di Austria.

Mereka sangat antusias menyambut SMI 2023 karena musik adalah koneksi, yang bisa menggabungkan semua masyarakat dari berbagai negara. Belasan jam perjalanan dari Austria ke Indonesia, Anna Buchegger and band akan memberi penampilan yang terbaik.

(FHS/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi