GEMAS Demo ke Kantor Wali Kota, Desak Penutupan SPPG di Angkola Julu (IAN)
Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Gerakan Masyarakat (GEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, menuntut pemerintah segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran dalam pengelolaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di Kecamatan Angkola Julu, Senin (27/4)
Dalam aksinya, massa GEMAS menyuarakan dugaan adanya praktik penyalahgunaan wewenang serta ketidakpatuhan terhadap prosedur pengawasan makanan oleh pihak SPPG. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat, terutama para siswa penerima program MBG.
Koordinator aksi, Ferdiansyah Pasaribu, menyampaikan bahwa tuntutan utama mereka adalah agar Wali Kota Padangsidimpuan segera merekomendasikan penutupan SPPG yang dinilai bermasalah.
"Kami meminta penutupan SPPG yang tidak taat aturan, termasuk dapur SPPG di Angkola Julu yang diduga belum siap dalam pengelolaan MBG," ujarnya dalam orasi.
Selain itu, GEMAS juga menyoroti dugaan temuan serpihan kaca dalam makanan yang didistribusikan ke salah satu sekolah di Desa Joring Natobang beberapa waktu lalu.
Mereka menyebut sekitar 20 paket risol diduga mengandung serpihan kaca, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa.
Aspirasi massa aksi diterima oleh staf ahli pemerintah Kota Padangsidimpuan Zulkifli Lubis. Ia menyatakan akan meneruskan tuntutan tersebut kepada Wali Kota Padangsidimpuan.
"Berhubung wali kota, wakil wali kota dan sekda sedang perjalanan dinas, saya akan menyampaikan tuntutan ini kepada wali kota," kata Zulkifli
Massa aksi mendesak pemerintah kota untuk segera mengevaluasi dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan, sementara Pemerintah Kota Padangsidimpuan diharapkan segera memberikan respons atas tuntutan tersebut.
(IAN/BR)