PHU Kemenag Sumut Temukan 2 Travel Umrah Tak Berizin di Bandara Kualanamu

PHU Kemenag Sumut Temukan 2 Travel Umrah Tak Berizin di Bandara Kualanamu
Kabid PHU Kanwil Kemenag Sumut, Zulfan Efendi, saat melakukan pengawasan salah satu travel di Kualanamu (Analisadaily/Kali A Harahap)

Analisadaily.com, Kualanamu - Tim Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenag Sumut), temukan 2 travel umrah yang tidak berizin namun memberangkatkan umrah dari Bandara Kualanamu.

"Ada dua travel umrah ditemukan saat pengawasan langsung yang dilakukan tim PHU Kanwil Kemenag Sumut di Bandara Kualanamu," kata Kabid PHU Kemenag Sumut, Zulfan Efendi, usai melakukan pengawasan pada jemaah umrah, Sabtu (24/2) di Kualanamu.

Ke-2 travel umrah yang tak berizin tersebut yakni 1 travel dari Medan dan 1 lagi dari Aceh. Modus yang dilakukan 2 travel ini menggunakan atribut sendiri, tetapi menumpang di travel lain yang berizin.

Maka dengan temuan ini sedang didalami travelnya. Sedangkan para jemaah diberangkatkan, sebab visa dan izinnya sah. Hanya saja travel umrah tersebut tidak sesuai atribut dengan izin.

"Saat ini belum dibatalkan jemaahnya, sedangkan travel dilakukan pembinaan ke depan," sambungnya.

PHU Kemenag Sumut Temukan 2 Travel Umrah Tak Berizin di Bandara Kualanamu
Sedangkan pengawasan ini tidak lain sebagai langkah awal untuk menertibkan travel umrah nakal yang tidak melaksanakan tugasnya atau menyaring para travel yang tidak memiliki izin resmi. Hal ini juga bertujuan supaya tidak terjadi penelantaran bagi jemaah umrah yang melaksanakan ibadah di tanah suci.

Lebih lanjut dikatakan Zulfan, kegiatan seperti ini terus dilakukan secara kontiniu, dan pengawasan tidak hanya travel umrah yang ada di Sumut, tetapi seluruh travel umrah yang lewat melalui Bandara Kualanamu, karena perintahnya demikian.

“Oleh karena itu, harapan kami sesuai apa yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sumut, supaya jangan ada lagi para travel penyelenggaraan ibadah umrah tidak memiliki izin, dan jangan ada lagi jemaah yang terlantar," pungkasnya.

(KAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi