Peringatan HKSN di Deli Serdang, Bupati Asri Luddin: Jadikan Sarana Introspeksi (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Lubuk Pakam - Bupati Deli Serdang Asri Luddin Tambunan menegaskan momentum Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) harus dijadikan sarana introspeksi bagi seluruh pihak.
Khususnya aparatur dan pendamping sosial, agar tidak mengesampingkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan. Sebab, keadilan sosial dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat merupakan hal yang penting.
"Saya mengajak kita semua untuk introspeksi. Ke depan, khususnya tahun 2026, kita harus lebih fokus dalam penanganan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Terutama oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)," tegas Bupati pada Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 yang dilaksanakan di Balairung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Senin (22/12/2025).
Bupati kembali mengingatkan agar program bantuan sosial, khususnya PKH tidak disalahgunakan dan dijadikan sebagai alat kepentingan politik.
"Jangan jadikan bantuan sosial sebagai kendaraan politik. Bantuan ini harus murni untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Kalau ada praktik (penyimpangan) seperti itu masih terjadi, saya tidak segan melaporkan ke Kementerian Sosial agar dievaluasi dan pergantian pendamping," tegas Bupati.
Bahkan, Pemkab Deli Serdang tidak segan-segan mengambil langkah mandiri dalam membantu masyarakat apabila penyimpangan dalam program bantuan pusat masih terus terjadi.
"Kita sudah membuktikan, Deli Serdang mampu bergerak cepat saat bencana. Tim kita cepat, masyarakat kita peduli. Jangan kotori kabupaten ini hanya demi kepentingan sesaat," pungkasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Ahmad Sofyan SE mengatakan, peringatan HKSN bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Menjadi wujud nyata persamaan, kebersamaan, serta peningkatan kemampuan dan perkembangan antar elemen masyarakat, agar terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Di kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan Langsung Tunai (BLT) Inflasi, Bantuan Sosial (Bansos) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), kursi roda biasa, kursi roda 3 in 1, kaki palsu, Ankle Foot Orthosis (AFO), dan beras kepada lima panti asuhan.
(MC/RZD)