PKS Sumut Rayakan Milad ke-24 dengan Fokus Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

PKS Sumut Rayakan Milad ke-24 dengan Fokus Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
PKS Sumut Rayakan Milad ke-24 dengan Fokus Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com,.Medan — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara memperingati Milad ke-24 dengan mengusung gerakan yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan penguatan ekonomi.
Ketua DPW PKS Sumut, Andi Pranata, SSi, didampingi Sekretaris DPW, H Mustafa dalam keterangan persnya di Medan, Jumat (24/4/2026), menegaskan bahwa perayaan tahun ini dikemas secara sederhana namun berdampak luas.
“Perayaan ini tidak dibuat hura-hura atau glamor. Kami mengusung konsep low budget, high impact, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi fluktuasi harga,” ujar Mustafa.
Peringatan Milad ke-24 tidak hanya berlangsung pada 20 April, tetapi digelar selama satu bulan hingga 20 Mei 2026, dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.
Di bidang energi, PKS Sumut mendorong pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala kecil. Setiap kantor PKS ditargetkan memiliki fasilitas pengisian daya berbasis tenaga surya yang juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum.
Sementara itu, di sektor pangan, PKS mengembangkan program urban farming dengan memanfaatkan lahan sempit. Masyarakat didorong menanam sayuran dan membudidayakan ikan menggunakan media sederhana, seperti galon bekas. Bahkan, pelatihan urban farming dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei.
Dalam bidang ekonomi, PKS Sumut menginisiasi pembentukan ekosistem bisnis berbasis kader melalui program “One UPPA One Product”. Setiap unit pembinaan anggota didorong menghasilkan produk unggulan yang akan dipasarkan melalui platform digital, termasuk aplikasi HallMall. Program ini ditargetkan mampu mencapai transaksi hingga Rp24 miliar dalam satu bulan, sejalan dengan usia PKS yang ke-24.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga mencakup bazar, jalan sehat, serta podcast maraton selama enam jam, mulai pukul 14.00 hingga 20.00 WIB. Podcast tersebut menghadirkan narasumber nasional, tokoh lokal (local heroes), serta pimpinan fraksi di tingkat pusat dan daerah dengan berbagai segmen inspiratif.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar, menambahkan pentingnya penguatan sektor pangan dan energi sebagai fondasi pembangunan daerah.
Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam sektor pangan, dengan sejumlah komoditas seperti cabai dan bawang yang telah menunjukkan surplus produksi. Ia juga menyebutkan bahwa produksi beras di daerah ini mulai mengalami tren positif.
“Sekitar 60 persen kebutuhan pangan kita sudah bisa dipenuhi secara mandiri. Ini harus terus didorong agar Sumatera Utara benar-benar berdaulat pangan,” jelasnya.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi