Siloam Medan Ukir Sejarah, RS Swasta Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Advanced Stroke Centre dari WSO (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, bagian dari jaringan Siloam International Hospitals, secara resmi meraih sertifikasi Advanced Stroke Centre dari World Stroke Organization (WSO).
Pencapaian ini menjadikan Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan sebagai rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan pengakuan bergengsi tersebut.
Sertifikasi Advanced Stroke Centre dari WSO merupakan pengakuan internasional yang diberikan kepada fasilitas kesehatan dengan standar tertinggi dalam penanganan stroke. Mulai dari diagnosis cepat, intervensi medis lanjutan. Hingga rehabilitasi terpadu berbasis bukti (evidence-based care).
Sertifikasi ini juga menilai kesiapan rumah sakit dalam memberikan layanan stroke secara komprehensif selama 24 jam, termasuk ketersediaan tim multidisiplin dan teknologi mutakhir. Dengan diraihnya sertifikasi ini, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan unggulan untuk penanganan stroke di wilayah Sumatera dan Indonesia secara keseluruhan.
Rumah sakit ini telah memenuhi berbagai indikator penting, seperti kecepatan penanganan pasien stroke (door-toneedle time), kemampuan tindakan intervensi seperti trombektomi, serta sistem koordinasi yang efektif antar tim medis.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi tim dokter spesialis yang berperan aktif dalam implementasi standar WSO, di bawah kepemimpinan dr. Hendy Million Samin, Sp.S, M.Biomed (Stroke Director), bersama jajaran tim neuroscience termasuk dr. Michael Lumintang Loe, M.Si, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FTO, FINPS, IFAANS, Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FIS, DABRM, dan dr. Harley Septian, Sp.Rad, Subsp.RI(K).
Chief Executive Officer (CEO) Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Hartono Teguh Wijaya didampingi dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS Hospital Director Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Hendrik Head of Business dr. Harry Haryanto, MARS, M.HKes, AAK, FISQua, Ancillary & Medical Affairs, dr. Michael Lumintang Loe, M.Si, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FTO, FINPS, IFAANS Dokter spesialis Neurosurgery, Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FIS, DABRM Dokter spesialis Neurosurgery dan dr. Harley Septian, Sp.Rad, Subsp.RI(K) Dokter spesialis Radiology - Interventional Radiology kepada wartawan di Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan menyampaikan,, bahwa sertifikasi ini merupakan bukti nyata dedikasi seluruh tim medis dan manajemen dalam memberikan layanan stroke setara standar internasional.
“Ini bukan sekadar penghargaan— tetapi merupakan komitmen kami kepada setiap pasien dan keluarga bahwa mereka berhak mendapatkan penanganan stroke terbaik tanpa harus ke luar negeri,” papar Hartono Teguh Wijaya.
Sebagai Advanced Stroke Centre, lanjutnya, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan dilengkapi dengan fasilitas diagnostik canggih seperti CT scan dan MRI dengan respons cepat, serta tim dokter spesialis saraf, radiologi, dan intervensi yang siap siaga 24/7.
Selain itu, rumah sakit juga menjalankan program edukasi dan pencegahan stroke kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan gejala awal stroke dan pentingnya penanganan segera.
Sebelum meraih sertifikasi ini, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan telah menunjukkan kinerja klinis yang konsisten tinggi. Dibuktikan dengan perolehan tiga Diamond Award WSO Angels Awards — kategori tertinggi dalam program Angels Initiative — masing-masing untuk capaian Kuartal 3 (Q3) dan Kuartal 4 (Q4) tahun 2025, serta Kuartal 1 (Q1) tahun 2026. Penghargaan ini didasarkan pada indikator ketat seperti kecepatan diagnosis dan efektivitas terapi pada pasien stroke akut.
Hospital Director Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS menambahkan bahwa terkait penghargaan yang diterima RS Siloam sebenarnya nerupakan upaya yang sudah berlangsung lama. Dengan kekuatan tim medis RS Siloam, hal ini akan menjadi suatu kesempatan bagi kami untuk mengembangkan Neuroscience.
"Dengan dukungan dari teman–teman sejawat dokter, dari jajaran manajemen dan disupport oleh Siloam Hospitals Group kami memberanikan diri untuk mengembangkan pelayanan pasien stroke. Kita melihat belakangan ini trend penyakit sudah beralih ke penyakit degeneratif. Walaupun stroke ini juga menyerang usia muda," paparnya.
Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FIS, DABRM Dokter spesialis Neurosurgery menambahkan bahwa stroke masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Indonesia.
Termasuk di wilayah Sumatera Utara dan Kota Medan yang memiliki prevalensi relatif tinggi. Data menunjukkan prevalensi stroke di Sumatera Utara berada di kisaran 9,3%, menjadikannya salah satu wilayah dengan beban kasus stroke yang signifikan secara nasional.
Dalam penanganan stroke, terdapat periode kritis yang dikenal sebagai golden period. Yaitu kurang dari 4,5 jam sejak gejala pertama muncul. Penanganan dalam rentang waktu ini sangat menentukan keberhasilan terapi, mengurangi risiko kecacatan permanen, hingga menyelamatkan nyawa pasien.
"Oleh karena itu, keberadaan rumah sakit dengan standar internasional seperti Advanced Stroke Centre menjadi krusial," pungkasnya.
(MC/RZD)