Peringati HUT ke-51, IWAPI Medan Dorong Transformasi Digital Lewat Medan Coding Competition 2026

Peringati HUT ke-51, IWAPI Medan Dorong Transformasi Digital Lewat Medan Coding Competition 2026
Peringati HUT ke-51, IWAPI Medan Dorong Transformasi Digital Lewat Medan Coding Competition 2026 (Analisadaily/Reza Perdana)

Analisadaily.com, Medan - Menandai momentum hari jadinya yang ke-51 tahun, Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) DPC Kota Medan menginisiasi sebuah gerakan besar dalam mencetak talenta digital masa depan melalui gelaran Medan Coding Competition 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 632 peserta dari berbagai jenjang pendidikan ini diselenggarakan selama dua hari di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), yakni mulai tanggal 9 Mei hingga 10 Mei 2026.

Sebagai motor penggerak utama, IWAPI Medan bersinergi dengan UMSU serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kepedulian para pengusaha perempuan terhadap kesiapan generasi muda menghadapi era teknologi.

Ketua IWAPI DPC Medan, Yoshida Sary, S.E, S.Kom., M.Kom, dalam sambutannya menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan misi sosial untuk memberikan akses kemampuan coding yang lebih luas kepada anak-anak di Kota Medan.

"Masih banyak anak-anak kita yang belum memiliki akses dan kemampuan coding dasar, inilah yang menjadi kegelisahan kami. Sebagai bagian dari organisasi pengusaha perempuan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk bertindak dan mempersiapkan mereka menuju era teknologi yang dahsyat," ungkap Yoshida pada Pembukaan Medan Coding 2026 di Auditorium UMSU, Sabtu (9/5).

Yoshida, yang juga merupakan Kepala Biro Sistem dan Teknologi di UMSU, menegaskan bahwa IWAPI memastikan kualitas kompetisi tetap profesional dengan melibatkan pakar dari kalangan akademisi.

"Kami berharap dari sini lahir anak-anak hebat yang mampu menciptakan solusi digital bagi Kota Medan, mulai dari aplikasi layanan publik hingga transportasi cerdas," tambahnya.

Selain fokus pada pengembangan teknologi, IWAPI Medan juga menunjukkan peran strategisnya dalam penguatan ekonomi lokal. Bertepatan dengan peringatan ulang tahun organisasi, IWAPI turut menggandeng para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui bazar untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Semangat yang dibawa oleh IWAPI Medan memicu dukungan luas dari pihak universitas. Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, menyambut positif inisiatif ini dengan memberikan apresiasi khusus bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.

"Sebagai bentuk apresiasi, bagi peserta tingkat SMA sederajat yang meraih ranking 1 hingga 3, UMSU akan memberikan beasiswa full kuliah di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI)," jelas Prof. Akrim.

Upaya inklusif IWAPI ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Medan. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, yang hadir untuk membuka acara secara resmi, menyatakan bahwa langkah IWAPI merupakan komitmen serius dalam membangun ekosistem talenta digital demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam membangun ekosistem talenta digital sejak usia dini hingga tingkat perguruan tinggi, serta sesuai visi besar kita dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama kemajuan bangsa kita," sebut Airin.

Medan Coding Competition 2026 mempertandingkan berbagai kategori bergengsi, termasuk Unplugged Coding, Scratch, Robotic, E-sport, Internet of Things (IoT), dan Pengembangan Aplikasi Mobile.

Melalui kegiatan ini, IWAPI DPC Kota Medan membuktikan bahwa organisasi pengusaha perempuan tidak hanya berperan di sektor ekonomi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguasaan teknologi.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi