Film "Pulang Kampung" Angkat Pesona Samosir ke Layar Lebar, Tayang November 2026

Film
Film "Pulang Kampung" Angkat Pesona Samosir ke Layar Lebar, Tayang November 2026 (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Samosir - Keindahan alam dan kekayaan budaya Kabupaten Samosir kembali menjadi sorotan industri perfilman nasional. Rumah produksi Imajinari memilih Samosir sebagai lokasi utama syuting film terbaru berjudul Pulang Kampung yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 26 November 2026.

Menjelang berakhirnya proses syuting pada 31 Mei 2026, jajaran produser Imajinari melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Samosir di Hotel Labersa Pangururan, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kesempatan itu, pihak Imajinari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dan masyarakat yang telah mendukung proses produksi film selama hampir satu bulan berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang, menyambut baik kehadiran film tersebut karena dinilai menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan Samosir kepada masyarakat luas.

“Film memiliki kekuatan besar dalam membangun citra sebuah daerah. Melalui Pulang Kampung, jutaan penonton di Indonesia nantinya dapat melihat langsung keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Samosir. Ini merupakan promosi yang sangat strategis bagi daerah,” ujar Immanuel.

Menurutnya, Pemkab Samosir siap mendukung berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat promosi film sekaligus memperkenalkan destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetti Naibaho, menilai pemilihan Samosir sebagai lokasi syuting menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki daya tarik yang kuat bagi industri kreatif nasional.

“Keindahan alam Danau Toba, budaya Batak yang masih terjaga, serta berbagai destinasi wisata yang unik menjadi nilai lebih yang dimiliki Samosir. Kami berharap film ini mampu menghadirkan pengalaman visual yang menarik sekaligus mengundang masyarakat untuk datang langsung berkunjung ke Samosir,” kata Tetti

Ia menambahkan, keterlibatan industri perfilman dapat menjadi salah satu strategi pengembangan pariwisata yang efektif karena mampu memperkenalkan destinasi kepada khalayak yang lebih luas.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Imajinari juga berharap Pemerintah Kabupaten Samosir dapat mendukung promosi film melalui penayangan trailer di Water Screen Air Mancur Menari Pangururan serta pemasangan baliho jadwal pemutaran film di sejumlah titik strategis.

Selain itu, Imajinari berkomitmen menghadirkan pemutaran film Pulang Kampung di Kabupaten Samosir sehingga masyarakat setempat dapat menyaksikan langsung karya yang mengambil latar sejumlah kawasan ikonik dan destinasi wisata di daerah tersebut.

Pada hari yang sama dengan penayangan nasional, Gala Premier film Pulang Kampung juga akan digelar dengan mengundang Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai salah satu tamu kehormatan.

Tidak hanya membahas promosi film terbaru, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan awal untuk menjalin kerja sama pemutaran sebelas film produksi Imajinari, termasuk Ngeri-Ngeri Sedap dan Agak Laen, melalui konsep layar tancap di kawasan Waterfront City Pangururan.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif hiburan masyarakat sekaligus memperkuat atraksi wisata malam di Kabupaten Samosir.

Selain itu, Imajinari bersama SAMS Studio juga membuka peluang kerja sama pengembangan kegiatan sinema dan pemutaran film berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Dengan hadirnya film Pulang Kampung, Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis promosi pariwisata melalui industri kreatif akan semakin memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata kelas dunia sekaligus lokasi syuting yang menarik bagi sineas nasional maupun internasional. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi