Ponpes Almukhlishin Sibuhuan Tamatkan 648 Santri/Santriat (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Padanglawas - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mukhlishin Sibuhuan melakukan penamatan kembali menorehkan sebanyak 648 santri dan santriyat pada Angkatan ke-33 Tahun Ajaran 2025-2026.
Acara penamatan berlangsung di lingkungan pesantren, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Kamis (4/6/2026).
Mengusung tema “Mencetak Generasi Islami, Menuju Masa Depan yang Gemilang dan Berprestasi”, kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Ratusan wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan turut hadir menyaksikan momen bersejarah bagi para lulusan.
Sebanyak 648 santri yang ditamatkan terdiri atas 218 santri tingkat Aliyah, 304 santri tingkat Tsanawiyah, 51 santri tingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan 75 santri tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Selain itu, sebanyak 59 santri berhasil menyelesaikan program tahfiz Al-Qur’an dan dinyatakan tamat sebagai penghafal Al-Qur’an.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Sibuhuan menegaskan bahwa penamatan bukan sekadar seremoni akhir pendidikan, melainkan menjadi simbol keberhasilan proses pembinaan yang telah dijalani para santri selama bertahun-tahun.
“Pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah seorang pengasuh pesantren dalam kesempatan tersebut.
Para santri yang telah menyelesaikan pendidikan juga diingatkan agar terus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di lingkungan pesantren. Ilmu yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Perhatian khusus juga diberikan kepada para hafiz dan hafizah yang berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an. Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi yang membanggakan sekaligus amanah besar yang harus terus dijaga sepanjang hayat.
Ponpes Al-Mukhlishin Sibuhuan selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi muda berilmu dan berakhlak.
Tidak hanya fokus pada pendidikan formal, pesantren juga menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui penamatan Angkatan ke-33 ini, Ponpes Al-Mukhlishin kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi Islami yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Suasana haru dan penuh kebanggaan tampak menyelimuti acara penamatan. Bagi para santri, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus awal perjalanan baru untuk menggapai cita-cita dan mengabdikan diri bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
(ATS/NAI)







