Cuaca Ekstrem Robohkan 9 Tower Transmisi, PLN Terbangkan Tower Darurat Pakai Hercules ke Sumut

Cuaca Ekstrem Robohkan 9 Tower Transmisi, PLN Terbangkan Tower Darurat Pakai Hercules ke Sumut
Cuaca Ekstrem Robohkan 9 Tower Transmisi, PLN Terbangkan Tower Darurat Pakai Hercules ke Sumut (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) bergerak cepat mengintensifkan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara yang terganggu akibat cuaca ekstrem pada Kamis (4/6). Badai tersebut menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan, dengan rincian 9 tower transmisi roboh dan 3 tower mengalami kerusakan berat.

Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN langsung mengerahkan strategi darurat dengan mendatangkan empat set Tower Emergency (TE) dan personel lintas wilayah dari berbagai penjuru Indonesia.

Langkah taktis diambil PLN dengan memanfaatkan jalur udara untuk mempercepat pengiriman material. Dua dari empat set Tower Emergency diterbangkan langsung dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dan telah mendarat di Sumatera Utara hari ini, Jumat (5/6). Sementara dua set lainnya dimobilisasi dari Aceh dan Sumatera Selatan.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, Yenti Elfina, menegaskan bahwa seluruh sumber daya terbaik telah diterjunkan ke lokasi terdampak.

"Kami bergerak cepat dengan mengerahkan personel lintas unit dan seluruh sumber daya yang dibutuhkan. Hari ini pesawat Hercules yang membawa dua set Tower Emergency dari Jakarta tiba di Sumatera Utara. Dukungan peralatan ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan tower darurat dan pemulihan sistem transmisi yang terdampak," ujar Yenti.

Saat ini, fokus utama ratusan personel PLN di lapangan adalah mendirikan Tower Emergency pada jalur SUTET 275 kV. Jalur ini merupakan urat nadi strategis untuk menstabilkan kembali pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan perencanaan teknis, proyek darurat ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Target Penyelesaian: 14 Juni 2026 (dengan catatan kondisi cuaca dan akses medan mendukung). Pola Kerja: Ratusan personel bersiaga 24 jam penuh di lapangan. Prioritas: Percepatan konstruksi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja (K3).

Akibat kerusakan sistem transmisi ini, PLN masih melakukan manajemen beban listrik secara terukur di beberapa wilayah Sumatera Utara guna menjaga stabilitas jaringan yang tersisa. PLN pun menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi kerja sama dari berbagai instansi.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, Pemerintah Daerah, serta TNI/Polri dalam percepatan pemulihan ini," tutur Yenti.

PLN mengimbau kepada seluruh pelanggan di Sumatera Utara untuk terus memantau perkembangan perbaikan ini secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi