Hidangan dari Restoran Sederhana Singapura yang resmi beroperasi di kawasan Kampong Glam, Singapura, Minggu (14/6/2026). Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekspansi kuliner Indonesia ke pasar internasional dapat membuka peluang bagi in (Analisadaily/ANTARA)
Analisadaily.com, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan ekspansi kuliner Indonesia ke pasar internasional dapat membuka peluang bagi industri kreatif memasuki rantai pasok sekaligus pasar ekspor dunia.
"Bagi kami, kuliner bukan sekadar makanan, tetapi juga instrumen diplomasi budaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia," kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Riefky mengatakan kehadiran restoran atau kuliner khas Minang Sederhana di Singapura menjadi langkah strategis untuk memperluas penetrasi kuliner Indonesia ke pasar internasional sekaligus memperkuat posisi subsektor kuliner sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kreatif nasional.
Ekspansi Restoran Sederhana, menurut dia, menunjukkan bahwa pegiat ekonomi kreatif Indonesia mampu memperluas pasar global dan menjadi contoh bagaimana kekayaan intelektual lokal dapat tumbuh menjadi juara di tingkat internasional.
Ekonomi kreatif saat ini berkontribusi sekitar Rp1.600 triliun terhadap PDB nasional. Pada 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai 31,94 miliar dolar AS dengan realisasi investasi sebesar Rp183,01 triliun.
Dalam konteks tersebut, subsektor kuliner menjadi salah satu motor pertumbuhan sekaligus instrumen strategis untuk memperkenalkan identitas Indonesia kepada dunia.
President Director PT Global Minang Ventura (GMV) Nova Dana Eka Putri menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Ekraf dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional dan membuka jalan bagi jenama kuliner Indonesia untuk berkembang di pasar internasional.
"Kami meyakini langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat diplomasi kuliner, nation branding, serta daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global,” ujar Nova.
Kolaborasi Kementerian Ekraf dan GMV telah terjalin sejak 2025 melalui dukungan perluasan jaringan Restoran Sederhana ke pasar internasional.
Dukungan tersebut antara lain fasilitasi partisipasi GMV dalam Program Business Matching Culinary di Sydney serta dukungan pengembangan operasional dan sumber daya manusia untuk ekspansi usaha di luar negeri.
(ANT/DEL)