Bupati Taput Resmikan Gedung Cathlab Penyakit Jantung RSUD Tarutung

Bupati Taput Resmikan Gedung Cathlab Penyakit Jantung RSUD Tarutung
Bupati Taput Resmikan Gedung Cathlab Penyakit Jantung RSUD Tarutung (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat didampingi wakil Deni Lumbantoruan meresmikan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) penyakit jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Kamis (18/6).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, gedung fasilitas Cathlab yang diresmikan ini merupakan salah satu penunjang peningkatan peralatan medis RSUD Tarutung khususnya yang menangani penyakit jantung.

"Hari ini kita meresmikan Cathlab Rumah Sakit Tarutung yang berfungsi untuk penyakit jantung, dan juga bisa pemasangan ring," ujarnya.

Bupati mengatakan, dengan adanya fasilitas Cathlab di RSUD Tarutung ini masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah seperti Medan dan Penang Malaysia.

"Cukup di sini saja masyarakat berrobat, tidak perlu lagi ke luar seperti ke Medan, atau ke Penang, karena bisa juga pemasangan ring," ucapnya.

Hanya saja Bupati berharap dengan adanya fasilitas canggih gedung Cathlab RSUD Tarutung ini harus diimbangi dengan pelayanan tenaga medis yang mumpuni seperti perawat meningkatkan kualitas pelayanan sehingg pasien merasa nyaman.

Bupati mengaku pernah menerima telepon bahwa pasien lebih senang berobat ke Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong.ketimbang ke RSUD Tarutung.

"Padahal dokternya sama di Siborongborong dan di Tarutung, kemudian alat kita lebih canggih. Tapi nyatanya lebih percaya ke di sana (Siborongborong)," ucanya.

Setelah ditelusuri, Bupati mengaku salah faktor penyebabnya adalah pelayanan, disiplin, dan keramahan tenaga medis perawat.

"Berarti kembali ke orangnya, orang yang mana ya perawatnya," katanya..m

Untuk itu Bupati meminta direktur RSUD Tarutung agar melakukan pelatihan hospitality perawat rumah sakit.

"Saya minta perawat dilatih, Pak Direktur coba ditanggung nanti untuk pelatihan hospotality perawat," imbuhnya.

"Tidak ada artinya alat lab kita canggih gedung kita bagus, kalau tidak dibarengi dengan pelayanan. Kalau sudah perawat ya perawat aja nggak usah berpikir yang lain-lain," tambahnya.

Direktur RSUD Tarutung dr Bobby Simanjuntak dalam laporannya menyampaikan fasilitas Cathlab ini merupakan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui layanan Kanker, Jantung, Saraf, Uranotrologi-Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA.

"Sesuai informasi dari Kemenkes, masih 70 target yang baru selesai, salah satunya kita RSUD Tarutung," ujarnya.

Dalam penetapan RSUD Tarutung sebagai salah satu penyedia gedung fasilitas Cathlab, Bobby menyampaikan pihaknya harus melakukan berbagai langkah.

"Antara lain menyiapkan lahan dan gedung instalasi dilakukan yang mulai tanggal 6 April 2026, traning terhadap dokter dan perawat di RSUD Tarutung, pemeriksaan Cathlab dari RS Adam Malik, dan penandatangan serah terima terkait kesiapan instalasi dan tenaga medis serta alat kesehatannya," imbuhnya.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi