Diduga Palsukan Sertifikat Vaksin, Puluhan Jemaah Umrah Ditunda Keberangkatan dari Bandara Kualanamu

Diduga Palsukan Sertifikat Vaksin, Puluhan Jemaah Umrah Ditunda Keberangkatan dari Bandara Kualanamu
Diduga Palsukan Sertifikat Vaksin, Puluhan Jemaah Umrah Ditunda Keberangkatan dari Bandara Kualanamu (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Kualanamu - Puluhan jemaah Umrah perdana pasca Haji 1447 H/2026 dari salah satu travel asal Sumatera Utara (Sumut) yang hendak terbang ke Arab Saudi ditunda keberangkatannya dari Bandara Kualanamu.

Pasalnya, para jemaah tersebut diduga dipalsukan sertifikat vaksin yang dikeluarkan BBKK (Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan).

"Ya, kita tunda keberangkatan mereka. Kalau tidak salah sekitar 29 orang jemaah," jelas BBKK Wilker Kualanamu dr Ninyoman, Sabtu (20/6/2026).

“Dugaan yang dipalsukan dokumen sertifikat vaksin, yang seharusnya dikeluarkan BBKK setelah para jemaah diperiksa kesehatannya,” tambahnya.

“Tindakan kita saat ini sedang diselidiki dugaan pemalsuan tersebut. Apakah dilakukan pihak travel atau yang lainnya. Yang jelas para jemaah masih ditunda keberangkatannya,” lanjutnya.

Station Manager Garuda Indonesia Kualanamu, Benny Marbun, membenarkan adanya penumpang jemaah Umrah ditunda keberangkatannya rute Kualanamu-Jeddah, Jumat (18/6/2026).

"Ada dugaan permasalahan dokumen sertifikat vaksin sehingga tidak diberangkatkan. Sebab, kita tidak berani memberatkan kalau masalah tersebut belum clear," terang Benny.

Lebih jauh disampaikan Benny Marbun, pasca Haji 1447 H/2026 pihaknya membuka rute penerbangan Umrah KNO-Jeddah sejak 16-20 Juni 2026. Dari amatan penerbangan langsung disambut antusias warga yang hendak melaksanakan Umrah ke Tanah Suci.

(KAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi