Polresta Deliserdang Tangkap Oknum Polisi Terduga Pelaku Pembunuhan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Deliserdang - Pembunuhan nenek Hj Nurlis (69) di rumahnya, di Gang Tridarma, Dusun IV, Desa Pundenrejo, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, diungkap Sat Reskrim Polresta Deliserdang, dengan menangkap terduga pelaku yang merupakan oknum polisi berinsial RF.
Informasi dihimpun, Selasa (4/8/2026), rumah korban Hj Nurlis bertetangga (selisih satu rumah) dengan rumah orangtua RF. Berhubung lahan pekarangan orangtua RF yang juga pensiunan Polri itu sempit, mobil milik orangtua RF diparkirkan di garasi rumah milik korban yang tidak memiliki mobil.
Guna pengamanan parkir mobilnya, orangtua RF memasang CCTV di depan rumahnya, yang diarahkan ke lokasi garasi rumah korban.
Saat melakukan penyelidikan, polisi meminta rekaman CCTV yang dipasang di rumah orangtua RF, namun CCTV yang diarahkan ke lokasi garasi korban, ternyata tidak diaktifkan saat ditemukan korban dibunuh. Sedangkan kamera CCTV yang lain tetap aktif.
Pemeriksaan pun mengarah pada RF, karena hasil rekaman CCTV, RF terlihat mondar-mandir di ruang tamu rumah orangtuanya. Ketika RF dimintai keterangannya, jawabannya mulai berbelit-belit.
Keterangannya semakin terdesak, RF akhirnya disebut-sebut mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korban Hj Nurlis, hingga meninggal dunia. Terduga RF pun ditangkap dan ditahan Senin (3/8/2026) malam.
Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim, Kompol M Isral, membenarkan telah menangkap seorang terduga pelaku pembunuhan Hj Nurlis, berinsial RF yang merupakan Personel Sampta Polresta Deliserdang.
Ketika ditanyai terkait motif pembunuhan itu, Kompol M Isral, belum mau berkomentar. "Iya benar sudah ditangkap. Benar Personel (anggota polisi). Selebihnya sama humas ya," ujar Kompol Muhammad Isral.
Sebelumnya diberitakan, diduga korban pembunuhan, seorang nenek bernama Hj Nurlis (69) ditemukan tewas di dalam rumahnya, Jumat (31/7/2026) pukul 14.21 WIB.
Saat ditemukan, Hj Nurlis tewas dengan luka tusuk diduga akibat benda tajam di bagian bawah lehernya, dan luka lebam pada mata sebelah kiri.
(KAH/RZD)