Salman Alfarisi: Siswa Tidak Mampu Harus Tetap Bisa Mengakses SMA Negeri Berkualitas

Salman Alfarisi: Siswa Tidak Mampu Harus Tetap Bisa Mengakses SMA Negeri Berkualitas
Salman Alfarisi: Siswa Tidak Mampu Harus Tetap Bisa Mengakses SMA Negeri Berkualitas (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi,Lc,MA meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh siswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri, meskipun proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap I dan II telah selesai.

Menurut Salman, masih terdapat calon peserta didik dari kalangan tidak mampu yang belum tertampung di SMA Negeri. Salah satu penyebabnya adalah sekolah yang menjadi pilihan berada cukup jauh dari tempat tinggal mereka, sehingga kalah bersaing dengan siswa yang berdomisili lebih dekat. Sementara itu, kualitas sekolah yang berada di sekitar tempat tinggal sebagian siswa dinilai belum merata.
“Ini menunjukkan masih adanya ketimpangan kualitas pendidikan. Banyak orang tua menginginkan sekolah yang lebih baik bagi anak-anaknya, tetapi terkendala jarak dan keterbatasan ekonomi,” ujar Salman kepada wartawan, senin (6/7/2026)
Ia meminta Pemprov Sumut lebih fokus pada penyelesaian akar persoalan tersebut dengan memastikan tidak ada siswa kurang mampu yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena faktor ekonomi maupun geografis.
Menurutnya, upaya yang perlu dilakukan antara lain peningkatan kualitas sekolah secara merata, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, serta kemudahan akses transportasi menuju sekolah.
Selain itu, Salman juga mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar menerapkan kebijakan SPP gratis bagi seluruh siswa SMA dan SMK negeri di Sumatera Utara, bukan hanya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menurutnya, jika kondisi keuangan daerah memiliki ruang fiskal yang memadai, maka anggaran tersebut seharusnya diprioritaskan untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
“SPP gratis untuk seluruh SMA dan SMK negeri akan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita wajib belajar 12 tahun. Jangan sampai ada anak yang terhambat melanjutkan sekolah karena biaya pendidikan, sementara daerah memiliki kemampuan anggaran untuk membantu,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah harus memastikan seluruh anak dari keluarga tidak mampu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Selain peningkatan mutu sekolah, akses transportasi juga perlu diperhatikan. Bahkan bila diperlukan, dapat diberikan bantuan khusus untuk meringankan biaya transportasi siswa dari keluarga kurang mampu.
Salman berharap kebijakan pendidikan di Sumatera Utara semakin mengedepankan prinsip pemerataan dan keadilan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi