Zakat UPZ Al-Ishlah untuk 60 Pesdik, War Djamil: Kuasai Tekdigi dan Bahasa Asing

Zakat UPZ Al-Ishlah untuk 60 Pesdik, War Djamil: Kuasai Tekdigi dan Bahasa Asing
Sebanyak 60 orang terdiri siswa, santri dan mahasiswa sebagai penerima zakat (bantuan pendidikan) dari UPZ Al-Ishlah, bersama pengurus BKM-AI dan UPZ usai acara di dalam Masjid Al-Ishlah, Jalan Sei Blutu, Medan. (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Ishlah kembali menyalurkan zakat berupa bantuan pendidikan untuk 60 peserta didik dalam acara khusus di masjid itu, Jalan Sei Blutu, Medan, Minggu (19/7/2026).

Menurut Sekretaris UPZ, Adi Syahputra Ritonga, SE, perincian penerima terdiri tujuh siswa SD menerima Rp 250 ribu/orang.
Tingkat SMP 10 orang menerima Rp 300 ribu/orang. Untuk 19 siswa SMU Rp 350 ribu/orang dan 14 mahasiswa Rp 400 ribu/orang serta 10 santri Magrib Mengaji Al-Ishlah Rp 100 ribu/orang. Total zakat untuk bantuan pendidikan yang disalurkan hari ini Rp 18 juta ditambah zakat untuk 53 jemaah berjumlah Rp 2.650.000.
Penasihat UPZ War Djamil, SH dalam pesan-pesan kepada 60 pesdik mengatakan, agar semangat belajar terus ditingkatkan, termasuk mengukir prestasi pendidikan. Seirama dengan kemajuan teknologi digital (tekdigi) saat ini, kiranya generasi muda Islam tetap tekun dalam studi.
“Kuasai operasional peralatan teknologi digital sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan terkini," ucapnya.
Saat bersamaan, selain serius belajar bahasa Arab dan Inggris, hendaknya minimal ditambah satu bahasa lain, seumpama Mandarin, Jepang, Jerman atau bahasa Prancis. Hanya dengan modal pendidikan terbaik, peluang dalam kehidupan masa mendatang, khususnya saat mencari pekerjaan, mungkin akan lebih terbuka, ungkap War Djamil seraya mengetuk hati para orangtua pesdik yang hadir untuk mendorong putra/i mereka, terus studi hingga ke jenjang perguruan tinggi.
Ketua BKM-AI Drs.H.Syamsuddin Ali Jaya menyatakan, program UPZ ini didukung penuh oleh BKM-AI, termasuk program lainnya seperti Magrib Mengaji, Remaja Masjid dan pengajian rutin.
Zakat yang disalurkan ini, katanya, sebagai bantuan pendidikan guna menambah dana para orangtua untuk keperluan sekolah. Sekaligus sebagai kepedulian BKM-AI di bidang pendidikan dalam menimba ilmu.
Sekretaris BKM-AI Kusnadi menambahkan, penyaluran bantuan zakat ini akan berlanjut, insha Allah pada Desember 2026, sebagai tahap-II. Sedangkan yang mewakili orangtua pesdik, Tato Medianto mengucapkan terima kasih kepada UPZ Al-Ishlah sekaligus berharap program ini berlanjut, karena sangat bermanfaat dalam membantu dan mendukung kelancaran studi anak-anak kami.
Turut hadir, pengurus UPZ yakni Samsul, Joni Romaito Ritonga, S.Sos dan Suratno. Acara diakhiri dengan foto bersama. (hen)
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi