Di Festival Tao Toba Jou Jou 2026

Kelompok Tenun Runggu Papande Tampilkan Keindahan Ulos Batak

Kelompok Tenun Runggu Papande Tampilkan Keindahan Ulos Batak
Kelompok Tenun Runggu Papande Tampilkan Keindahan Ulos Batak (Analisadaily/Tetty Naibaho)

Analisadaily.com, Samosir - Keindahan tenun ulos Batak menjadi salah satu daya tarik dalam Festival Tao Toba Jou Jou 2026 di Waterfront City Pangururan. Salah satu peserta yang menarik perhatian pengunjung adalah Ersan Siregar anggota Kelompok Tenun Runggu Papande dari Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.

Kelompok tenun yang berdiri sejak 2017 ini beranggotakan 28 orang dan merupakan binaan Dame Ulos Tarutung.

Dalam festival tersebut, para penenun tidak hanya memamerkan berbagai jenis ulos hasil karya mereka, tetapi juga memperagakan secara langsung proses menenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).

Penenun Erison Siregar mengatakan keikutsertaan dalam Festival Tao Toba Jou Jou menjadi kesempatan untuk memperkenalkan ulos Batak kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus mengedukasi generasi muda mengenai nilai budaya yang terkandung dalam setiap helai ulos.

"Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa ulos bukan hanya kain adat, tetapi juga warisan budaya yang memiliki filosofi dan menjadi identitas masyarakat Batak. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk belajar menenun dan melestarikan tradisi ini," ujarnya.

Selain memiliki nilai budaya yang tinggi, kerajinan ulos juga menjadi sumber penghidupan bagi para penenun di Kecamatan Muara.

Melalui ajang Festival Tao Toba Jou Jou 2026, mereka berharap produk ulos semakin dikenal masyarakat, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Keikutsertaan Kelompok Tenun Rungguu Papande menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata di kawasan Danau Toba. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi