Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra. (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Langsa - Sebanyak 8.950 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Langsa mendapat kuota bantuan usaha pascabanjir dari Kementerian UMKM Republik Indonesia.
"Alhamdulillah, untuk wilayah Kota Langsa dapat kuota 8.950 bagi masyarakat wirausaha UMKM bantuan pascabanjir dari Kementerian UMKM Republik Indonesia," ujar Jeffry kepada Analisadaily.com, Selasa (22/9/2026).
Ia mengatakan, pelaku UMKM terdampak banjir dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh bantuan usaha atau Program Bantuan Presiden (Banpres) melalui laman banpres.langsakota.go.id.
Pendaftaran dibuka mulai 9 hingga 29 September 2026. Hingga Selasa, sebanyak 8.000 pelaku UMKM telah mendaftarkan diri.
"Untuk pendaftaran telah dibuka dengan jadwal mulai 9-29 September 2026. Namun, sampai hari ini yang sudah mendaftar sebanyak 8.000 pelaku UMKM," katanya.
Setiap pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.
Jeffry mengimbau pelaku UMKM yang terdampak banjir untuk segera melakukan pendaftaran dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
"Silakan cek di banpres.langsakota.go.id untuk mendaftarnya dan juga apa saja yang menjadi syaratnya," jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu pelaku UMKM memulihkan modal usaha yang terdampak banjir. Selain itu, bantuan diharapkan menjadi penyemangat bagi pelaku usaha untuk kembali mengembangkan usahanya. (DIR/WITA)











