Pemkab Asahan Bangun Tujuh Palang Pintu Perlintasan KA, Alber: Dua Titik Sudah Dikerjakan

Pemkab Asahan Bangun Tujuh Palang Pintu Perlintasan KA, Alber: Dua Titik Sudah Dikerjakan
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan Alber Butar-Butar saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026). (Analisadaily/arifin)

Analisadaily.com, Kisaran - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memproses pembangunan tujuh titik palang pintu Kereta Api (KA) di ruas jalan perlintasan yang padat penduduk. Dua di antaranya saat ini sudah dikerjakan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Alber Butar-butar, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/8/2026). "Ada tujuh titik yang akan dibangun pos palang pintu KA. Dua titik di antaranya sudah dikerjakan, sedangkan lima titik lainnya masih dalam proses pengusulan," kata Alber.

Menurut Alber, dua titik perlintasan yang saat ini tengah dikerjakan berada di Jalan Merpati, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur dan Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Pembangunan keduanya menggunakan anggaran APBD sebesar Rp1,150 miliar. "Dua titik perlintasan KA ini merupakan jalur yang sering dilalui kereta api dari Medan menuju Kota Tanjungbalai," ujarnya.

Sementara itu, lima titik lainnya masih dalam tahap pengusulan. Lokasinya tersebar di beberapa kecamatan, yaitu, Jalan Besar Pulo Bandring Kelurahan Bunut Barat Kecamatan Kota Kisaran Barat, Jalan Elang Kelurahan Lestari, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jalan Pantrek Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman, Jalan Pelita Desa Pulau Rakyat Tua Kecamatan Pulau Rakyat dan Jalan Pelita Desa Ledong Barat Kecamatan Aek Ledong.

"Untuk lima titik ini masih dalam proses pengusulan. Jalur perlintasan tersebut merupakan lintasan kereta api dari Medan menuju Rantau Prapat dan Kota Tanjungbalai," jelas Alber.

Alber menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Balai Perkeretaapian untuk mendapatkan persetujuan pembangunan. "Untuk mendirikan palang pintu KA, kami wajib berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Balai Perkeretaapian guna mendapatkan persetujuan," katanya.

Ia memastikan seluruh rekomendasi akan ditindaklanjuti. Pemasangan palang pintu menjadi prioritas guna menekan potensi kecelakaan di ketujuh titik tersebut. "Ke depan semua titik akan kita benahi dan akhirnya Desember 2026 ke tujuh titik ini akan beroperasi. Keselamatan masyarakat pengguna jalan adalah prioritas utama kami," tegasnya.

(ARI/DEL)

Baca Juga

Rekomendasi