Kadin Indonesia dan Kadin Sumut Rayakan HUT ke-58 Sekaligus Gelar Rapimprov Serentak se-Indonesia

Kadin Indonesia dan Kadin Sumut Rayakan HUT ke-58 Sekaligus Gelar Rapimprov Serentak se-Indonesia
Kadin Indonesia dan Kadin Sumut Rayakan HUT ke-58 Sekaligus Gelar Rapimprov Serentak se-Indonesia (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bakal menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-58 secara serentak pada 24 September 2026, baik secara daring maupun luring (online atau offline).

Terkait acara peringatan HUT ke-58 KADIN Indonesia direncanakan akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Bersamaan dengan itu, KADIN di berbagai daerah diamanahkan untuk menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) di setiap Provinsi, termasuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang akan melibatkan Dewan Pengurus serta KADIN Kabupaten dan Kota.

"Kalau di kita, KADIN Sumut, Rapimprov digelar di Hotel Adi Mulia, dan melibatkan unsur Kadin Sumatera Utara, Kadin Kabupaten Kota, Asosiasi dan Himpunan pada 24 September 2026," ucap Yudha Johansyah selaku Wakil Ketua Umum Koordinator I Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi KADIN Sumut.

Kepada para wartawan di kantor KADIN Sumut di Jl. Sekip Baru No. 16 Medan Petisah, Kamis (13/8/2026), Yudha menyampaikan KADIN Sumut berharap Rapimprov menjadi momentum strategis bagi untuk melakukan berbagai hal.

Seperti, sambung Yudha, memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan langkah dunia usaha, dan merumuskan berbagai rekomendasi strategis dalam menghadapi dinamika perekonomian dan dunia usaha di Sumut.

Didampingi sejumlah pengurus KADIN Sumut seperti Lismardi Hendra sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Direktur Eksekutif Diaz Wardianto. WK, Yudha Johansyah mengatakan, Rapimprov KADIN Sumut 2026 akan mempertemukan berbagai pihak.

"Terutama kami dari jajaran KADIN Sumut, KADIN Kabupaten dan Kota, Asosiasi, dan Himpunan dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan," kata dia lagi.

"Di situ kami akan membahas perkembangan organisasi dan isu-isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha dan pembangunan ekonomi daerah," lanjut Yudha Johansyah.

Yudha Johansyah juga menegaskan bahwa pelaksanaan Rapimprov ini sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KADIN yang memang wajib dilaksanakan setiap tahun.

"Dua tahun lalu atau pada 2024, Rapimprov KADIN Sumut digelar di Hotel Adi Mulia, lalu pada 2025 di PRSU, dan tahun ini kembali digelar di Hotel Adi Mulia," beber Yudha Johansyah.

Rapimprov 2026, kata dia, memiliki arti penting dalam memperkuat peran KADIN sebagai wadah dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah.

Pelaksanaan acara ini, ujarnya, bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi, dan menyatukan visi.

"Serta merumuskan langkah-langkah strategis dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan," kata dia.

Apalagi pelaksanaan Rapimprov pada tahun ini terasa spesial karena dilaksanakan serentak di seluruh KADIN Provinsi se-Indonesia dalam memperingati HUT ke-58 KADIN Indonesia.

KADIN harus mampu menjadi rumah besar dunia usaha dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut.

Menurut Yudha Johansyah, Sumut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan strategis, seperti sektor perkebunan, pertanian, industri pengolahan, perdagangan, pariwisata, energi, ekonomi kreatif, hingga sektor jasa.

Semua sektor itu memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, akademisi, masyarakat, dan seluruh stakeholder.

"Dengan tujuan agar potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Yudha Johansyah.

Pihaknya ingin dunia usaha di Sumut tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga semakin kuat, inovatif, berdaya saing dan mampu menciptakan lapangan kerja.

"Untuk itu, sinergi antara Kadin dan pemerintah harus terus diperkuat," tegas Yudha Johansyah.

Senada dengan yang disampaikan Yudha Johansyah, WKU Bidang Organisasi KADIN Sumut, Lismardi Hendra menegaskan Rapimprov Kadin Sumut 2026 & Peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan organisasi, sekaligus forum konsolidasi dan komando strategis dalam menyamakan visi dan evaluasi kinerja serta menetapkan langkah konkret dalam mengawal kepentingan dunia usaha nasional dan daerah, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan KADIN yang semakin solid, profesional dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta dunia usaha.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam memperkuat organisasi.

“KADIN Sumatera Utara akan terus membuka ruang komunikasi dengan KADIN Kabupaten/Kota, Asosiasi dan Himpunan, anggota, pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan,” tegas Hendra.

Rapimprov KADIN Sumut 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi pijakan bagi KADIN Sumatera Utara dalam memperkuat program kerja organisasi sekaligus menyuarakan aspirasi dunia usaha kepada pemerintah.

Berbagai isu strategis seperti peningkatan investasi, kemudahan berusaha, penguatan UMKM, hilirisasi, pengembangan industri, perdagangan, infrastruktur, pembiayaan, ketenagakerjaan, digitalisasi, serta peningkatan daya saing produk daerah menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi