Memperingati Maulid Nabi SAW di Masjid Al-Ishlah, Pahami Ajaran Islam Sejak Dini

Memperingati Maulid Nabi SAW di Masjid Al-Ishlah, Pahami Ajaran Islam Sejak Dini
Ustaz Muhammad Iqbal AlBanjari, S.Pd.I, (tengah), bersama Drs.Syamsuddin Ali Jaya, Kusnadi, M.Yusuf, HM Djelas Tarigan, Drs.H.Zakaria Y.Lafau, MM, H.Rakim, Adi Syahputra Ritonga, SE, santri Dilan serta Azka, usai acara di Masjid Al-Ishlah, hari Selasa mal (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kiranya tetap memuliakan, mencintai dan meneladani Rasulullah. Antara lain mencintai AlQuran seperti saat ini dilakukan puluhan santri yang mengikuti program Magrib Mengaji di Masjid Al-Ishlah ini.

Begitu ungkap ustadz M.Iqbal AlBanjari, S.Pd.I dalam awal tausyiahnya saat acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diselenggarakan Badan Kesejahteraan Masjid Al-Ishlah (BKM-AI) di Masjid Al-Ishlah Jalan Sei Blutu, Medan, Selasa lalu, yang dihadiri sekitar 250 jamaah yang memenuhi masjid sesuai kapasitas.

Ustadz menyatakan, sangat penting sejak dini generasi muda Islam memahami ajaran Islam, sehingga saat dewasa kelak, dapat melaksanakan ibadah dan mengamalkan semua ajaran Islam dengan tepat.

Dari sisi lain, penting belajar mengaji dengan ilmu bacaan AlQuran dan tajwidnya. Namun sejalan dengan itu mampu menjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang agama bahkan memiliki kemampuan menerapkan, seumpama siap sebagai imam salat jenazah ketika anggota keluarga wafat.

Keteladanan lain perlu dihayati seperti dalam bersikap yaitu tidak mudah marah, tidak berkeluh kesah serta selalu membiasakan diri berbuat kebaikan, ucap ustadz.

Acara dipandu protokol Joni Romaito Ritonga, S.Sos itu dihadiri pengurus BKM-AI, pengurus dan anggota STM Jamiatul Muhibah (STM-JM), kaum ibu dari dua perkumpulan pengajian ibu-ibu, dari Remaja Masjid dan santri Magrib Mengaji Al-Ishlah.

Sambutan atasnama jamaah oleh H.M.Djelas Tarigan dan Kepling 1-B Novrizal, juga dihadiri tokoh masyarakat antara lain Drs.H.Zakaria Y.Lafau, MM dan H.Sumardi (Ketua STM-JM) dan H.Rakim.

Sedangkan pembacaan AlQuran pada pembukaan acara oleh Dilan dan Azka, keduanya santri Magrib Mengaji.

Usai acara, Ketua BKM-AI Drs.H.Syamsuddin Ali Jaya didampingi Sekretaris Kusnadi dan Bendahara M.Yusuf, mengatakan terkait Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) tetap menjadi kalender kegiatan pengurus BKM-AI. Tujuannya, makin meningkatkan pengetahuan keagamaan sekaligus menerapkan dalam ibadah serta kehadiran jamaah makin mempertebal ukhuwah islamiyah.

Dan, secara khusus memotivasi generasi muda Islam memperluas wawasan keislaman serta makin suka melakukan ibadah, tambah Adi Syahputra Ritonga, SE dari tim koordinator program Magrib Mengaji yang dibina ustadz Syamsuddin Ali Jaya.

(HEN/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi