Nasabah Kecewa, ATM Bank Aceh Sering Rusak (Analisadaily/Sudirman)
Analisadaily.com, Langsa - Sejumlah nasabah Bank Aceh Syariah (BAS) cabang Langsa, merasa kecewa dengan fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) sering rusak atau error.Sehingga nasabah melakukan pengambilan uang tunai melalui ATM selalu terjadi antrian panjang.
Diakuinya, mesin ATM yang ada di lokasi kantor tersebut ada empat unit tapi yang bisa digunakan hanya dua unit dan itupun hanya satu unit untuk pecahan 50 ribu dan satu unit pecahan 100 ribu. Sehingga, sering kali hendak ambil uang selalu mengantri panjang.
"Maunya dua mesin ATM pecahan 50 ribu dan dua unit pecahan 100 ribu yang masing-masing dibarengi dengan mesin setor uang tunai yang tidak perlu harus setor ke teller atau kantor,"ujarnya seraya berharap, agar diperbanyak mesin ATM pecahan 50 ribu, karena memang menjadi kebutuhan.
Saat dikonfirmasi Pimpinan Kepala BAS Langsa, TM Andika Putra, mengakui, mesin ATM yang berfungsi di kantor cabang hanya tiga unit dan satu unit rusak pascabanjir.
Disebutkan, sebanyak tujuh unit ATM yang dimiliki pihak BAS dan satu unit rusak. Kemudian, dari tiga unit ATM di kantor cabang masing-masing dua unit pecahan 100 ribu dan satu unit pecahan 50 ribu.
Namun, untuk pecahan 50 ribu ada dua unit lagi masing-masing di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jalan Ahmad Yani tepatnya depan SPBU Harapan dan di Kantor Wali Kota Langsa.
"Insya Allah saat masuk ATM baru kita coba kaji kelayakan untuk diisi pecahan 50 ribu, karena harus melihat ketersediaan uang pecahan yang didistribusi kas titipan (Kastip) Bank Indonesia," ujarnya.
(DIR/WITA)











