Pertemuan Bupati Dairi dan Pedagang Diwarnai Skors Berakhir Ceria

Pertemuan Bupati Dairi dan Pedagang Diwarnai Skors Berakhir Ceria
Pertemuan Bupati Dairi dan Pedagang Diwarnai Skors Berakhir Ceria (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Sidikalang - Pertemuan Bupati Kabupaten Dairi, Vickner Sinaga dan perwakilan pedagang Blok A dan B Pasar Sidikalang berlangsung dinamis, tegang dan berakhir ceria.

Pertemuan membahas besaran tarif atau iuran layanan pasar (ILP) dilaksanakan di rumah dinas kepala daerah di Sidikalang, Jumat (11/9). Agenda dipandu Asisten Pemerintahan, Agel Siregar.

“Aspirasi pedagang sudah kami sampaikn ke Bupati. Pada prinsipnya, Bupati sangat memahami kondisi pedagang,” kata Agel.

Vickner menyebut, berdasarkan rembug Wakil Bupati, Wahyu Sagala dengan pedagang, Selasa (8/9), Vickner menyebut, besaran naik Rp200 ribu per lapak per tahun.

Menurut Vickner, banyak pembenahan dan pelayanan harus dilakukan PD Pasar. Karenanya, top manajemen ini berpendapat, kenaikan di angka Rp300 ribu.

“Saya anak pedagang tembakau di Pasar Sidikalang. Saya juga dulu sering di pasar. Tahu betul apa rintihan masyarakat. Dengan tambahan Rp300 ribu, akan dirasakan perbaikan,” kata Vickner didampingi Asisten Perekonomian Junihardi Siregar, Kabag Hukum Arjun Nainggolan dan Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring.

Tiur Sinaga dan Nurbenget Sinaga serta pedagang lainnya bertahan di angka kenaikan Rp200 ribu.

“Satu minggu kami tidak buka dasar, pak,” ujar Tiur dan Nurbenget.

Vickner menyebut, kalau bertahan di angka dimaksud, kualitas layanan juga apa adanya. “Kalau itu maunya, silakan. Saya bisa ketok. Tapi, silahkan dipertimbangkan,” ucapnya.

“Saya tidak akan sengsarakan rakyat! Saya tidak mau menyalahkan siapa. Tak perlu mengungkit kelemahan masa lalu. Kalau belakangan terbukti menyulitkan, tarif bisa diturunkan,” tandas Vickner.

Belasan pedagang akhirnya minta waktu untuk musyawarah. Pertemuan diskors. Mereka menyatukan pendapat di teras pendopo.

“Molo marpangidoan raja, tongka do juaon (kalau raja meminta pantang ditolak),” kata Sintua Sitanggang lewat pepatah Batak.

Sitanggang dan Fernando Haloho menyebut, menerima putusan Vickner. Hanya saja, biaya toilet khusus pedagang dibebaskan. Demikian juga akses masuk ke lantai 2, ditambah.

Pertemuan berakhir ceria diiringi lantunan lagu rohani berupa doa bagi pemulihan Vickner. ‘Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil’ itu tembang dilantunkan bersama.

Sebagai tanda kasih, Vickner memberi kaos warna hitam bergambar dirinya dengan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Direktur Utama PD Pasar, Lumpin Pangaribuan mengatakan, bekerja keras meningkatkan pelayanan.

Pertemuan berhasil menganulir putusan Direktur Utama PD Pasar yang membuat besaran iuran naik 3 kali lipat hingga bernilai jutaan rupiah per tahun.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi