Arun Suwardana Kenalkan AI kepada 400 Mahasiswa UISU, Bawa Pendekatan Praktis melalui DIN (analisa/istimewa)
Analisadaily.com, MEDAN — Arun Suwardana, pendiri Digital Institute Nusantara (DIN), memberikan pembelajaran mengenai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kepada 400 mahasiswa lintas program studi di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Medan, pada 31 Agustus 2026.
Mengangkat tema “Generasi AI: Menjadi Mahasiswa Unggul di Era Artificial Intelligence”, kegiatan ini menjadi ruang pengenalan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan persiapan menghadapi dunia kerja.
Tema tersebut menempatkan mahasiswa sebagai pengguna teknologi yang perlu memahami manfaat sekaligus tanggung jawab dalam penggunaannya. Pengenalan AI diarahkan untuk membantu peserta melihat hubungan antara perkembangan teknologi dan kebutuhan mereka sebagai mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan.
Arun merupakan pengusaha dan praktisi di bidang teknologi, digital marketing, serta digital advertising. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Information Technology dan Magister Management Information Systems di BINUS University. Saat ini, Arun sedang menempuh program Doktor Computer Science di BINUS University.
kegiatan Seminar
Melalui Digital Institute Nusantara, Arun membawa pengalaman praktis industri ke lingkungan perguruan tinggi. DIN menyediakan pelatihan AI dan digital marketing untuk kampus, dengan materi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, dosen, maupun pengelola institusi.
Pembelajaran AI yang Dekat dengan Kebutuhan Mahasiswa
Ruang lingkup kegiatan di UISU mencakup pengenalan peran AI dalam pendidikan dan karier, berbagai alat AI yang dapat mendukung pembelajaran, serta penggunaan teknologi secara bijak.
Bagi mahasiswa lintas program studi, pengenalan tersebut membuka pembahasan mengenai bagaimana AI dapat digunakan sesuai konteks bidang masing-masing. Kebutuhan mahasiswa dalam menyusun presentasi, mengembangkan gagasan, atau memahami informasi dapat menjadi titik awal untuk mempelajari penggunaan teknologi secara lebih terarah.
Dalam pendekatan pelatihan yang dikembangkan DIN, pemahaman fundamental dipadukan dengan praktik menggunakan alat dan platform yang relevan. Peserta diarahkan untuk memahami tujuan pekerjaan sebelum memilih teknologi yang akan digunakan.
kegiatan seminar
Kemampuan menyusun instruksi juga perlu diikuti dengan kemampuan memeriksa keluaran AI. Informasi yang dihasilkan harus ditinjau kembali, disesuaikan dengan konteks, dan diverifikasi sebelum digunakan dalam pekerjaan akademik maupun profesional.
Penggunaan AI dalam lingkungan kampus tetap perlu mengikuti ketentuan institusi, termasuk mengenai integritas akademik dan perlindungan informasi pribadi. Tanggung jawab atas hasil akhir tetap berada pada pengguna.
Pelatihan AI dan Digital Marketing untuk Perguruan Tinggi
Selain AI, Digital Institute Nusantara menawarkan pelatihan digital marketing yang membahas pemahaman audiens, perencanaan komunikasi, pengembangan konten, serta evaluasi kegiatan pemasaran digital.
Program dapat dibahas sesuai profil peserta dan tujuan yang ingin dicapai kampus. Bagi mahasiswa, materi dapat diarahkan pada penguatan keterampilan praktis. Untuk dosen dan pengelola institusi, ruang lingkupnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran maupun komunikasi kampus.
Kegiatan bersama mahasiswa UISU menjadi salah satu contoh keterlibatan Arun dalam membawa pembahasan teknologi ke lingkungan perguruan tinggi di Medan.
DIN memprioritaskan penawaran program kepada kampus di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Selatan. Perguruan tinggi dapat mendiskusikan kebutuhan materi, karakteristik peserta, serta rencana pelaksanaan sebelum menentukan bentuk pelatihan.
Informasi mengenai pelatihan AI dan digital marketing untuk kampus tersedia melalui website
Digital Institute Nusantara (Din)(RZD)