M Hendra Ramli ST CI : Konsistensi Membangun Budaya Kesiapsiagaan Bencana dan Pertolongan Pertama di Sumut

M Hendra Ramli ST CI : Konsistensi Membangun Budaya Kesiapsiagaan Bencana dan Pertolongan Pertama di Sumut
PRACTICAL FIRST AID: M. Hendra Ramli, ST., CI. (tengah), Direktur FAI SUMUT, mendampingi langsung para peserta saat praktik penanganan cedera dan pembalutan darurat dalam pelatihan First Aid. Pendekatan praktik langsung ini diterapkan untuk memastikan kes (Analisadaily/istimewa)

?Analisadaily.com, Medan – Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan bencana bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Prinsip inilah yang terus dipegang teguh oleh M. Hendra Ramli, ST., CI. (Hendra Blu), seorang praktisi, instruktur, dan tokoh penggiat pengurangan risiko bencana di Sumatera Utara.

?Mengampu amanah sebagai Direktur Perkumpulan Lembaga First Aid Sumut (FAI SUMUT) sekaligus Sekretaris Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Sumatera Utara periode 2025–2028, Hendra dikenal konsisten menjembatani sinergi antara masyarakat sipil, komunitas relawan, dan pemangku kebijakan daerah.
?Perpaduan Logika Teknik dan Respons Darurat
?Latar belakang akademis sebagai Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Medan (ITM) serta alumni SMA Al Azhar Medan membentuk pola pikir metodis dan terstruktur dalam merancang program-program edukasi keselamatan. Baginya, penanganan gawat darurat dan mitigasi bencana membutuhkan presisi serta metodologi yang matang, tidak bisa hanya mengandalkan intuisi semata.
?Kompetensinya di bidang keinstrukturan diperkuat dengan berbagai kualifikasi kompetensi tingkat tinggi yang ia kantongi:
- ?Instruktur Tersertifikasi BNSP Level-4 dalam Metodologi Pelatihan (No. Reg. ITM. 045 00994 2024).
- ?Certified Trainer & Assessor First Aid berskala internasional dari The Johanniter International Assistance (Jerman).
- ?Kualifikasi General Emergency Life Support (GELS) dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
?Membangun Benteng Kesiapsiagaan Lintas Sektor
?Kiprah Hendra di lapangan mencakup spektrum yang amat luas. Dalam rekam jejaknya sebagai Fasilitator Daerah (FASDA) DESTANA BPBD Provinsi Sumut, ia telah mengabdi selama 5 tahun bertugas memfasilitasi pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kabupaten Deli Serdang, Karo, dan Serdang Bedagai, serta 2 tahun terakhir bertugas di wilayah Kota Medan.
?Di bawah kepemimpinannya, FAI SUMUT terus memperluas jaringan kemitraan strategis melalui kesepakatan kerja sama (MoU) dan rekomendasi teknis dengan BPBD Provsu, Dinas Kesehatan Provsu, hingga institusi pendidikan dan korporasi:
?Sektor BUMN & Objek Vital: Menyiapkan simulasi keadaan darurat terpadu, Exercise ISPS Code, kesiapsiagaan kebakaran, hingga ancaman keamanan untuk RS. Methodist, RS. Sufina Azis, RS. USU, PT PLN (berkolaborasi dengan Gegana Brimobdasu dan Dinas P2K Kota Medan), Bank Indonesia, PT Pelindo, PT Angkasa Pura II, PT KAI, hingga PT Wijaya Karya (WIKA).
?Sektor Kebencanaan & Desa Siaga: Berkontribusi aktif dalam program penguatan kapasitas daerah bersama BPBD Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
?Sektor Pendidikan Inklusi & Kepramukaan: Memelopori penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB/SMAB Inklusi) bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di berbagai Sekolah Luar Biasa (seperti SLB-E Negeri Pembina, SLB-Muzdalifah, SLB-C Karya Tulus, SLB Karya Murni, dan SLB C YPAC Medan) bekerja sama dengan Kemendikbud RI dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, serta aktif mendedikasikan kepakarannya sebagai instruktur pramuka di lingkungan Kwarda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara (Kwardasu).
?Penguatan Kapasitas Relawan & Konservasi: Aktif memperkuat kapasitas kesiapsiagaan kebencanaan dan pelatihan medis lapangan bersama lembaga non-pemerintah serta program konservasi seperti Yayasan Nurani Luhur Masyarakat (YNLM), Human Initiative, dan Wildlife Conservation Society (WCS) - Indonesia Program.
?Merawat Sinergi dan Modal Sosial
?Komitmen panjang dalam gerakan kemanusiaan kerap diwarnai oleh rekam jejak silaturahmi yang kuat dengan berbagai pihak. Hendra menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara elemen akar rumput dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara:
?"Kebersamaan dan niat tulus untuk kemanusiaan adalah modal utama kita. Mari terus gelorakan semangat edukasi First Aid dan Kesiapsiagaan Bencana di Sumatera Utara. Bersama kita wujudkan Sumut yang tangguh dan berkah. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!"
?Tidak hanya berfokus pada ruang pelatihan formal, Hendra memprakarsai Gerakan Masyarakat Penolong Pertama (GMPP) guna memasyarakatkan pertolongan pertama di lingkungan keluarga dan kampus. Aksi kemanusiannya juga merambah ke medan berat melalui perannya dalam divisi penanggulangan bencana dan off-road rescue bersama Xtrim Rescue (Xtrim Indonesia), serta keterlibatannya dalam pengolahan limbah plastik dan pengembangano ekonomi sirkular bersama Recyclo Goods dan Precious Plastic Medan.
?Filosofi Hidup: Time Saving is Life and Limb Saving
?Bagi suami dari Poppy Shelvia Pulungan ini, kunci utama keselamatan korban kondisi gawat darurat terletak pada kecepatan dan ketepatan tindakan di menit-menit awal.
?"Tujuan utama kita adalah menghadirkan budaya masyarakat yang tanggap dan terlatih. Ketika setiap individu memiliki dasar keterampilan First Aid, angka fatalitas akibat kondisi darurat dapat ditekan semaksimal mungkin. Tindakan pertolongan pertama pada golden period tidak hanya menyelamatkan nyawa (life saving), tetapi juga mencegah kecacatan (limb saving)," tegas Hendra.
?Melalui integrasi antara kepemimpinan strategis, sertifikasi profesi, dan pengabdian tulus di lapangan, M. Hendra Ramli terus menginspirasi lahirnya generasi relawan dan masyarakat Sumatera Utara yang siap siaga, aman, dan tangguh.
?
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi